Anak yang mengalami Consideration Deficiency Hyperactivity Problem (ADHD) sering kali terlihat dalam kehidupan sehari-hari, terutama di antara anak usia sekolah hingga remaja. Tipe ADHD ini memerlukan pendidikan khusus atau peltihan khusus untuk memaksimalkan potensi dan kemampuan individual. Kehadiran anak dengan ADHD seringkali menjadi tantangan dalam konteks expositions pembelajaran. Memahami ciri siswa yang mengalami ADHD menjadi kunci dalam merencanakan strategi pembelajaran yang lebih efektif. artikel ini ditulis dengan tujuan untuk membantu murid yang mengalami ADHD di kelas. Metode yang digunakan adalah survey literatur atau studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ciri utama siswa dengan ADHD meliputi kesulitan dalam memusatkan perhatian (inatensi), kesulitan dalam menahan dorongan (impulsivitas), dan kesulitan dalam mengendalikan gerakan (hiperaktivitas). Kesimpulan dari penelitian ini adalah master di sekolah inklusi dapat memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang ciri siswa yang mengalami ADHD, dan dari situ dapat merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif.
Copyrights © 2024