Pelayanan gawat darurat sering dihadapkan pada situasi kompleks ketika pasien datang tanpa identitas atau dengan informasi yang tidak lengkap. Kondisi ini memunculkan tantangan etik, keterlambatan penanganan, serta kebingungan dalam pengambilan keputusan klinis. Literature review ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis konflik etik yang muncul dalam penanganan pasien di IGD, khususnya pada kasus tanpa identitas, berdasarkan empat penelitian kualitatif yang diterbitkan di Indonesia pada periode 2020–2024. Proses penelusuran dilakukan melalui Google Scholar, Garuda, dan portal jurnal nasional dengan metode seleksi PRISMA. Hasil analisis menunjukkan empat tema utama: keterbatasan informasi pasien, dilema etik tenaga kesehatan, kesulitan komunikasi dengan keluarga, dan belum optimalnya SOP serta koordinasi antarunit. Hambatan-hambatan tersebut berkontribusi pada munculnya moral distress dan ketidaksesuaian antara kebutuhan tindakan medis dengan batasan administratif. Literature review ini menegaskan perlunya SOP khusus pasien tanpa identitas, peningkatan pelatihan etika klinis, koordinasi lintas sektor, serta penguatan komunikasi untuk mendukung pengambilan keputusan yang cepat dan etis di IGD.
Copyrights © 2026