Stunting, sebagai salah satu masalah kesehatan masyarakat yang persisten di Indonesia, erat kaitannya dengan status gizi ibu selama periode kehamilan. Kajian literatur ini bertujuan untuk menilai keefektifan intervensi edukasi gizi dalam meningkatkan pengetahuan, sikap, serta perilaku ibu hamil guna mencegah stunting. Penelusuran artikel dilakukan melalui basis data Google Scholar dengan menggunakan kata kunci spesifik seperti "edukasi gizi", "ibu hamil", "stunting", dan "gizi seimbang". Dari total 93 artikel yang diidentifikasi, sebanyak 9 artikel memenuhi kriteria inklusi dan kemudian dianalisis secara mendalam. Temuan dari kajian ini mengungkapkan bahwa edukasi gizi memberikan kontribusi signifikan terhadap peningkatan pengetahuan ibu hamil, kepatuhan dalam mengonsumsi suplemen zat besi dan asam folat, praktik pemenuhan kebutuhan nutrisi harian, serta pola makan yang lebih seimbang. Berbagai metode edukasi, meliputi booklet interaktif, media audiovisual, kelas prenatal, dan platform digital, terbukti efektif dalam memperbaiki pemahaman ibu hamil tentang strategi pencegahan stunting. Lebih lanjut, kajian ini menekankan bahwa edukasi gizi berperan sebagai pendekatan promotif dan preventif yang esensial untuk mengurangi risiko stunting sejak fase kehamilan. Oleh karena itu, implementasi program edukasi yang berkelanjutan, mudah diakses, dan terintegrasi dengan layanan kesehatan primer menjadi imperatif untuk mengoptimalkan kesehatan maternal dan perkembangan janin. Kajian ini juga mendorong penelitian lanjutan untuk mengevaluasi dampak jangka panjang dari intervensi tersebut dalam konteks budaya dan sumber daya lokal di Indonesia.