Interdisciplinary Islamic studies is a scientific approach that has developed in response to the complexity of Islamic realities amidst modern social, cultural, and technological dynamics. Islam is understood not only as normative teachings derived from the Qur'an and Hadith, but also as a historical and social phenomenon that continues to evolve. This article aims to examine the scope of interdisciplinary Islamic studies, emphasizing the scientific approach, historical development, and its relevance in the millennial era. This research employs a qualitative approach with library research, through a review of various classical and contemporary literature relevant to Islamic studies and interdisciplinary approaches. The results demonstrate that an interdisciplinary approach, particularly one based on history, can provide a more contextual, critical, and comprehensive understanding of Islam by integrating Islamic sciences and the social and humanities. This historical approach helps uncover the dynamics of Islamic thought and practice, which are rich, dialogical, and adaptive to changing times. In the context of the millennial era, interdisciplinary Islamic studies have strategic relevance in interpreting contemporary Islamic phenomena such as digital da'wah, shifts in religious authority, and changes in the religiosity of the younger generation. Thus, interdisciplinary Islamic studies are expected to strengthen moderate, inclusive, and humanist attitudes, while ensuring Islam remains relevant and solution-oriented in facing the challenges of modern life without losing the fundamental values of its teachings. Abstrak Studi Islam interdisipliner merupakan pendekatan keilmuan yang berkembang sebagai respons atas kompleksitas realitas keislaman di tengah dinamika sosial, budaya, dan teknologi modern. Islam tidak hanya dipahami sebagai ajaran normatif yang bersumber dari Al-Qur’an dan hadis, tetapi juga sebagai fenomena historis dan sosial yang terus mengalami perkembangan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji ruang lingkup studi Islam interdisipliner dengan menitikberatkan pada pendekatan keilmuan, perkembangan historis, serta relevansinya di era milenial. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), melalui penelaahan terhadap berbagai literatur klasik dan kontemporer yang relevan dengan kajian studi Islam dan pendekatan interdisipliner. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan interdisipliner, khususnya berbasis sejarah, mampu menghadirkan pemahaman Islam yang lebih kontekstual, kritis, dan komprehensif dengan mengintegrasikan ilmu-ilmu keislaman dan ilmu sosial-humaniora. Pendekatan sejarah membantu menyingkap dinamika pemikiran dan praktik keislaman yang kaya, dialogis, serta adaptif terhadap perubahan zaman. Dalam konteks era milenial, studi Islam interdisipliner memiliki relevansi strategis dalam membaca fenomena keislaman kontemporer seperti dakwah digital, pergeseran otoritas keagamaan, dan perubahan pola keberagamaan generasi muda. Dengan demikian, studi Islam interdisipliner diharapkan mampu memperkuat sikap moderat, inklusif, dan humanis, serta menjadikan Islam tetap relevan dan solutif dalam menghadapi tantangan kehidupan modern tanpa kehilangan nilai-nilai fundamental ajarannya
Copyrights © 2025