Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh penemuan perilaku bullying verbal, ejekan, serta konflik di media sosial melalui Grup WhatsApp pada siswa kelas VII SMP. Kurangnya pemahaman tentang bentuk bullying dan cyberbullying menyebabkan siswa memandang perilaku tersebut sebagai candaan yang biasa aja. Maka dari itu, pelatihan ini dibuat untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan sikap pencegahan bullying sejak dini. Tujuan utama pelatihan adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang jenis bullying dan efeknya, menumbuhkan empati mereka, dan meningkatkan kemampuan mereka untuk melapor dan merespons secara asertif. Metode pelatihan meliputi asesmen awal (pre-test), psikoedukasi melalui PowerPoint, ice breaking untuk meningkatkan keterlibatan peserta, simulasi kartu situasi bullying untuk meningkatkan empati dan pemecahan masalah, diskusi kelompok, dan asesmen akhir (post-test). Evaluasi pelatihan dianalisis menggunakan paired sample t-test melalui aplikasi Jamovi. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan signifikan antara skor pre-test dan post-test (p < .001), yang menunjukkan antusiasme yang tinggi dan peningkatan kemampuan untuk menemukan perilaku bullying. Berdasarkan dukungan dari pihak sekolah, relevansi materi, serta hasil penilaian yang menunjukkan signifikan, tingkat persiapan pelatihan dianggap sangat pantas untuk dilaksanakan lagi dan ditingkatkan sebagai program pencegahan yang berkelanjutan di lingkungan sekolah.
Copyrights © 2026