Artikel pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan computational thinking pada siswa sekolah dasar sebagai bekal keterampilan berpikir logis, sistematis, dan pemecahan masalah sejak dini. Kegiatan pengabdian dilaksanakan melalui metode pelatihan dan pendampingan yang dirancang sesuai dengan karakteristik peserta didik sekolah dasar. Metode yang digunakan meliputi pemberian materi pengenalan computational thinking, pembelajaran berbasis aktivitas, latihan terstruktur, serta diskusi interaktif yang dilaksanakan secara langsung di kelas dengan pendekatan aktif dan kolaboratif. Siswa dilibatkan secara langsung dalam setiap tahapan kegiatan agar mampu memahami konsep secara kontekstual dan menyenangkan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa mampu mengenali dan menerapkan konsep dasar computational thinking, seperti dekomposisi masalah, pengenalan pola, dan berpikir algoritmik dalam menyelesaikan tugas-tugas sederhana. Selain itu, siswa menunjukkan peningkatan keterlibatan, kemandirian, serta kepercayaan diri dalam proses pembelajaran. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa pelatihan computational thinking pada anak SD efektif untuk menumbuhkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif serta dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran dalam mendukung kesiapan siswa menghadapi tantangan pembelajaran di era digital.
Copyrights © 2026