Pekerja tambang berisiko tinggi mengalami gangguan metabolik dan kardiovaskular akibat lingkungan kerja ekstrem dan beban kerja berat. Penelitian bertujuan menganalisis asosiasi usia, lingkar pinggang, dan frekuensi nadi dengan kadar kolesterol total pada pekerja tambang. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif observasional dengan pendekatan cross-sectional, berdasarkan data sekunder hasil rekapitulasi Medical Check Up (MCU) pekerja laki-laki PT. Hasta Panca Mandiri Utama periode Juni–Desember 2023 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Hubungan antara usia, lingkar pinggang, dan frekuensi denyut nadi istirahat dengan kadar kolesterol total dianalisis menggunakan regresi logistik biner berganda pada taraf signifikansi 0,05. Dari total 463 rekaman hasil MCU, sebanyak 430 data memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi serta digunakan dalam analisis akhir. Hasil regresi logistik biner berganda menunjukkan bahwa usia ≥40 tahun (nilai p = 0,022) dan lingkar pinggang ≥90 cm (nilai p = 0,044) berpengaruh signifikan terhadap hiperkolesterolemia, sedangkan denyut nadi istirahat tidak berpengaruh (nilai p = 0,309). Lingkar pinggang dan usia terbukti sebagai prediktor independen hiperkolesterolemia pada pekerja tambang.
Copyrights © 2026