Pembelajaran IPA di SD masih sering kurang interaktif, sehingga hasil belajar siswa belum optimal. Hal ini mendorong perlunya penggunaan model dan media yang lebih menarik dan mendorong keaktifan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media PoliPop (Monopoli Pop-Up) terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental One-Group Pretest–Posttest dengan subjek satu kelas V di salah satu sekolah dasar di Purwakarta. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar (pretest dan posttest) yang telah divalidasi. Analisis data diawali dengan uji normalitas menggunakan Kolmogorov–Smirnov dan Shapiro–Wilk. Hasil menunjukkan bahwa data pretest berdistribusi normal, sedangkan data posttest tidak berdistribusi normal. Oleh karena itu, uji hipotesis dilakukan dengan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil analisis menunjukkan nilai Asymp. Sig (2-tailed) < 0,001, sehingga terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Perhitungan effect size menghasilkan nilai r = 0,724 yang termasuk kategori besar. Penerapan model TGT berbantuan media PoliPop terbukti memberikan pengaruh yang kuat dalam meningkatkan hasil belajar IPA pada materi “Ayo Sayangi Bumi Kita”. Dengan demikian, penggunaan TGT dan media permainan edukatif seperti Polipop direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan keterlibatan dan capaian belajar siswa.
Copyrights © 2025