Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis Kelayakan Kualitas Isi dan Bahasa Materi Ciri dan Keanekaragaman Makhluk Hidup pada Buku ESPS IPAS SD/MI Kelas III yang di tulis oleh Dr. Irene M.J.A., M.Pd. dkk. Najwa Pitriani; Laili Lutfianah; Nenden Permas Hikmatunisa; Dewi Nur Mauliddiah; Nurhayati; Esa Cintami Yuendi; Ferdhina Salzabila Septiani; Salsa Nurfazira; Sheva Febriant Zahra Khoerunnisa
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i2.509

Abstract

Buku yang berbasis Kurikulum Merdeka memerlukan buku ajar yang berkualitas sehingga dapat mendukung perkembangan dan kemajuan peserta didik untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan isi buku dan penggunaan bahasa pada buku ESPS IPAS untuk SD/MI kelas III yang di tulis oleh Dr. Irene M.J.A., M.Pd. dkk. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Metode deskriptif kualitatif yaitu mendeskripsikan baik secara ilmiah maupun pemikiran manusia, yang memperhatikan mengenai karakteristik, kualitas, dan keterkaitan terhadap materi yang dikaji, selain itu deskriptif kualitatif tidak melakukan rekayasa penelitian karena mengambarkan suatu kondisi yang apa adanya dengan menggunakan buku. Dalam penelitian ini terdapat delapan observer yang menganalisis mengenai kelayakan isi dan bahasa pada buku ESPS IPAS untuk SD/MI kelas III yang di tulis oleh Dr. Irene M.J.A., M.Pd. dkk. Berdasarkan analisis yang dilakukan menunjukan hasil bahwa buku ini layak untuk digunakan dalam pembelajaran karena telah memenuhi indikator kelayakan isi dan penggunaan bahasa pada buku.
EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN TGT (TEAMS GAMES TOURNAMENT) DALAM MENINGKATKAN PEMAHAMAN KALIMAT SPOK PADA SISWA KELAS 3 SD Easter Merryetta Simanjuntak; Najwa Pitriani; Wina Mustikaati; Thalytha Majma Tsaqifa Taftazani; Nurbaiti Syifa Widaningsih; Silvia Maharani
Sindoro: Cendikia Pendidikan Vol. 9 No. 4 (2024): Sindoro Cendikia Pendidikan
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9644/sindoro.v9i4.8036

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) dalam meningkatkan pemahaman siswa kelas 3 Sekolah Dasar (SD) terhadap struktur kalimat Subjek, Predikat, Objek, dan Keterangan (SPOK). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada permasalahan rendahnya pemahaman siswa terhadap konsep SPOK, yang disebabkan oleh dominasi metode pembelajaran konvensional yang kurang interaktif dan menarik. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan empat tahapan: perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Sampel penelitian melibatkan 19 siswa kelas 3A di SDN 1 Nagrikaler, Kabupaten Purwakarta. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model TGT efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap kalimat SPOK. Terdapat peningkatan signifikan pada hasil belajar siswa setelah diterapkan model ini. Aktivitas pembelajaran yang melibatkan kerja kelompok, permainan edukatif, dan turnamen menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, meningkatkan motivasi, serta mengoptimalkan pemahaman siswa. Model ini juga membantu siswa mengembangkan keterampilan sosial seperti kerja sama, komunikasi, dan sportivitas. Dengan demikian, TGT direkomendasikan sebagai strategi pembelajaran yang inovatif dan efektif untuk meningkatkan kualitas pengajaran bahasa di tingkat sekolah dasar.
Pengaruh Intensitas Waktu Penggunaan Tiktok Terhadap Hasil Belajar Mahasiswa UPI Di Purwakarta: The Influence of Time Intensity of TikTok Usage on UPI Students' Learning Outcomes in Purwakarta Najwa Pitriani; Nurhayati; Khairunnisa Sri Handayani; Annisa Yumna Rizq; Nur Assyifa Khoirunnisa; Hafiziani Eka Putri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 6: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i6.7678

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh intensitas waktu penggunaan aplikasi TikTok terhadap hasil belajar mahasiswa Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Purwakarta. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan metode survei melalui angket daring yang diisi oleh 50 responden mahasiswa aktif. Variabel utama yang dianalisis adalah durasi penggunaan TikTok per hari dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) terakhir sebagai indikator hasil belajar. Hasil analisis korelasi Pearson menunjukkan adanya hubungan positif yang signifikan antara intensitas penggunaan TikTok dan hasil belajar mahasiswa dengan nilai korelasi sebesar 0,645. Uji t menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik antara durasi penggunaan TikTok dan capaian akademik mahasiswa. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan TikTok, apabila dikelola secara bijak dan diarahkan pada konten edukatif, dapat memberikan dampak positif terhadap hasil belajar. Namun, hasil ini tidak menunjukkan hubungan sebab-akibat secara langsung, karena faktor lain seperti manajemen waktu, jenis konten yang dikonsumsi, dan kedisiplinan belajar juga sangat memengaruhi. Penelitian ini menekankan pentingnya literasi digital dan pemanfaatan media sosial secara cerdas dalam mendukung proses pembelajaran di era digital.
Pengaruh Penerapan Model TGT dengan Media PoliPop (Monopoli Pop-Up) terhadap Hasil Belajar IPA pada Siswa Kelas V Sekolah Dasar Thalytha Majma Tsaqifa Taftazani; Najwa Pitriani; Najmira Nurul Azizah; Meyra An Najmi; Luthfiana Puspa Dewi; Nazwa Pahira Sopianti; Muhammad Anji Rijal; Afridha Laily Alindra
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 12 (2025): Menulis - Desember
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i12.867

Abstract

Pembelajaran IPA di SD masih sering kurang interaktif, sehingga hasil belajar siswa belum optimal. Hal ini mendorong perlunya penggunaan model dan media yang lebih menarik dan mendorong keaktifan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT) berbantuan media PoliPop (Monopoli Pop-Up) terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V Sekolah Dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental One-Group Pretest–Posttest dengan subjek satu kelas V di salah satu sekolah dasar di Purwakarta. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar (pretest dan posttest) yang telah divalidasi. Analisis data diawali dengan uji normalitas menggunakan Kolmogorov–Smirnov dan Shapiro–Wilk. Hasil menunjukkan bahwa data pretest berdistribusi normal, sedangkan data posttest tidak berdistribusi normal. Oleh karena itu, uji hipotesis dilakukan dengan Wilcoxon Signed-Rank Test. Hasil analisis menunjukkan nilai Asymp. Sig (2-tailed) < 0,001, sehingga terdapat perbedaan signifikan antara hasil belajar sebelum dan sesudah perlakuan. Perhitungan effect size menghasilkan nilai r = 0,724 yang termasuk kategori besar. Penerapan model TGT berbantuan media PoliPop terbukti memberikan pengaruh yang kuat dalam meningkatkan hasil belajar IPA pada materi “Ayo Sayangi Bumi Kita”. Dengan demikian, penggunaan TGT dan media permainan edukatif seperti Polipop direkomendasikan sebagai alternatif strategi pembelajaran untuk meningkatkan keterlibatan dan capaian belajar siswa.
Analisis Persepsi Dan Pengalaman Mahasiswa Dalam Menggunakan Chatgpt Untuk Belajar Mandiri: Analysis of Students' Perceptions and Experiences in Using Chatgpt for Independent Learning Khairunnisa Sri Handayani; Nurul Hasna Haifa; Najwa Pitriani; Nur Assyifa Khoirunnisa; Hafiziani Eka Putri
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 8 No. 12: Desember 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v8i12.9598

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan seperti ChatGPT telah memengaruhi pola belajar mahasiswa di perguruan tinggi, khususnya dalam konteks belajar mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dan pengalaman mahasiswa dalam menggunakan ChatGPT sebagai alat bantu belajar mandiri melalui lima indikator, yaitu kemanfaatan, kemudahan, motivasi, efisiensi, dan kepercayaan diri. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 50 mahasiswa sebagai subjek yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa angket tertutup skala Likert 1–5 dengan 10 pernyataan yang diuji validitas dan reliabilitasnya menggunakan SPSS versi 26. Hasil uji validitas menunjukkan bahwa seluruh item dinyatakan valid dengan nilai korelasi 0,512–0,784 dan signifikansi < 0,05, sedangkan uji reliabilitas memperoleh nilai Cronbach’s Alpha 0,933 yang mengindikasikan konsistensi instrumen yang sangat tinggi. Hasil analisis deskriptif yang disajikan melalui grafik menunjukkan bahwa frekuensi penggunaan ChatGPT berada pada kategori tinggi, di mana 46% responden memilih skala sering dan 30% sangat sering. Persepsi kemanfaatan dan kejelasan penjelasan juga dominan pada kategori sedang hingga tinggi, ditunjukkan oleh distribusi nilai yang konsisten pada skala 3 dan 4. Sementara itu, peningkatan motivasi dan kepercayaan diri mahasiswa berada pada kategori sedang, di mana sebagian besar responden menilai efek ChatGPT belum memberikan dorongan signifikan terhadap rasa percaya diri dalam belajar mandiri. Analisis hasil menunjukkan bahwa ChatGPT berperan mendukung pemahaman materi dan efisiensi belajar, meskipun pengaruh terhadap motivasi internal dan kemandirian mahasiswa masih terbatas. Temuan ini menegaskan pentingnya literasi digital dan kemampuan berpikir kritis agar mahasiswa mampu memanfaatkan ChatGPT secara optimal dan bertanggung jawab dalam proses belajar mandiri.