Industri strategis di Kota Batam, seperti galangan kapal dan migas, membutuhkan sumber daya manusia terampil di bidang Uji Tak Rusak (Non-Destructive Testing - NDT). Namun, lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMKN) seringkali menghadapi kesenjangan kompetensi di bidang spesifik ini. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan tersebut melalui pelatihan Magnetic Testing (MT) dan Penetrant Testing (PT) bagi siswa SMKN. Kegiatan ini dirancang sebagai kolaborasi strategis antara Politeknik Negeri Batam, praktisi industri, dan empat SMKN di Kota Batam, dengan melibatkan 19 siswa sebagai peserta. Metode pelatihan mencakup penyampaian teori, demonstrasi, dan sesi praktik langsung, dengan evaluasi keberhasilan program yang difokuskan pada analisis kuesioner kepuasan dan persepsi manfaat. Hasil evaluasi menunjukkan tingkat keberhasilan yang sangat tinggi, di mana 100% peserta memberikan respon positif terhadap seluruh aspek pelatihan. Analisis kualitatif juga mengonfirmasi bahwa peserta merasa lebih kompeten dan percaya diri untuk melakukan pengujian NDT dasar setelah mengikuti kegiatan. Simpulannya, pelatihan ini terbukti efektif sebagai model implementasi program "link and match" yang tidak hanya meningkatkan kepuasan tetapi juga kompetensi praktis siswa, sehingga berpotensi meningkatkan daya saing mereka untuk memasuki dunia industri.
Copyrights © 2026