Di tengah pusaran disrupsi digital yang masif, sistem Pendidikan Agama Islam (PAI) menghadapi urgensi reorientasi fundamental, khususnya dalam mengorkestrasi integrasi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Artikel ini bertujuan untuk mendekonstruksi sekaligus merekonstruksi paradigma transformasi epistemologis dan prosedural PJJ dalam koridor PAI melalui sintesis kerangka kerja Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dan model Substitution, Augmentation, Modification, Redefinition (SAMR). Dengan mengadopsi metodologi studi pustaka yang komprehensif, diskursus ini menyingkap fakta bahwa integrasi PJJ bukan sekadar migrasi medium informasi ke ruang siber, melainkan sebuah evolusi signifikan dalam metodologi konstruksi, validasi, dan transmisi pengetahuan di ekosistem digital. Temuan penelitian menunjukkan bahwa sinergi TPACK membekali pendidik PAI dengan kapasitas intelektual untuk menyelaraskan nilai spiritual transenden dengan kemajuan teknologi secara koheren. Sementara itu, model SAMR berperan sebagai peta jalan strategis untuk mencapai level redefinisi, di mana pembelajaran PAI mampu melampaui limitasi fisik dan temporal demi menciptakan pengalaman pedagogis yang imersif. Implikasi teoretis penelitian ini menegaskan perlunya transformasi identitas pendidik dari sekadar transmitor informasi menjadi arsitek pembelajaran digital yang tetap teguh dalam menjaga marwah karakter Islami.
Copyrights © 2026