Pendidikan Hak Asasi Manusia (HAM) memiliki peran strategis dalam membentuk sikap sosial siswa, khususnya di lingkungan sekolah yang multikultural. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pemahaman siswa tentang Hak Asasi Manusia dengan sikap sosial siswa kelas XII di SMA Swasta Utama Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional. Sampel penelitian terdiri atas 80 siswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui angket pemahaman HAM dan sikap sosial yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman siswa tentang HAM berada pada kategori cukup baik hingga baik, sedangkan sikap sosial siswa secara umum berada pada kategori positif. Analisis korelasi menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara pemahaman HAM dan sikap sosial siswa (r = 0,68; p < 0,01). Hasil analisis regresi mengungkapkan bahwa pemahaman HAM memberikan kontribusi sebesar 38,6% terhadap variasi sikap sosial siswa. Aspek penerapan HAM dalam kehidupan sehari-hari memberikan pengaruh paling dominan terhadap sikap sosial, sementara aspek pemahaman prinsip teoretis HAM menunjukkan kontribusi yang lebih rendah. Penelitian ini mengindikasikan pentingnya penguatan pendidikan HAM berbasis praktik dan kontekstual dalam pembelajaran guna membentuk sikap sosial siswa yang toleran, empatik, dan berkeadilan sosial.
Copyrights © 2026