Penelitian ini dilatar belakangi oleh subjek penelitian yang kesulitan dalam kemampuan penjumlahan bilangan deret ke bawah bagi peserta didik disabilitas intelektual ringan. Oleh karena itu, tujuan penelitian yaitu untuk meningkatkan kemampuan penjumlahan bilangan deret ke bawah bagi peserta didik disabilitas intelektual ringan. Penelitian menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen dalam bentuk Single Subject Research (SSR) dengan desain A-B. Subjek penelitian adalah satu orang peserta didik disabilitas intelektual kelas V di SLB Karakter Mandiri. Teknik pengumpulan data berupa tes pengujian bilangan deret kebawah 1-50 berupa soal dan kemudian hasil jawaban dicentang pada lembar penilaian dan data tersebut diolah menjadi persentase kemudian data dianalisis dengan teknik analisis visual grafik. Penelitian ini dilaksanakan di kelas selama 10 kali pertemuan yang terbagi dalam 2 fase yaitu baseline (A) sebanyak 3 kali pertemuan dengan persentase 30%, 30%, 30% dan fase Intervensi (B) sebanyak 7 kali pertemuan dengan persentase 50%, 70%, 70%, 80%, 90%, 90%, 90%. Persentase tersebut diperoleh dari jumlah jawaban benar peserta didik terhadap 10 soal penjumlahan bilangan deret ke bawah yang diberikan pada setiap pertemuan, kemudian dikonversikan ke dalam bentuk persentase. Berdasarkan analisis visual grafik, fase baseline (A) menunjukkan kecenderungan arah mendatar dengan data yang stabil, sedangkan fase intervensi (B) menunjukkan kecenderungan arah meningkat dengan persentase overlap data sebesar 0%, yang menegaskan bahwa peningkatan kemampuan penjumlahan bilangan deret ke bawah terlihat setelah penerapan media counting board pada peserta didik disabilitas intelektual ringan.
Copyrights © 2026