Pembelajaran kolaboratif memerlukan pembentukan kelompok belajar yang efektif agar interaksi antar mahasiswa berjalan optimal. Namun, pembentukan kelompok secara acak sering menghasilkan kelompok yang kurang seimbang. Penelitian ini bertujuan menerapkan teori graf dalam pembentukan kelompok belajar mahasiswa berdasarkan observasi kemampuan akademik. Penelitian menggunakan metode deskriptif dengan pemodelan matematis berbasis teori graf terhadap 24 mahasiswa kelas PMM-1 Stambuk 2022 UINSU. Data diperoleh melalui observasi terhadap keaktifan, pemahaman konsep, dan kontribusi mahasiswa, yang dikategorikan ke dalam tiga tingkat kemampuan, yaitu tinggi, sedang, dan rendah. Mahasiswa direpresentasikan sebagai simpul, sedangkan hubungan kedekatan kemampuan direpresentasikan sebagai sisi dalam graf. Pembentukan kelompok dilakukan melalui identifikasi komunitas sehingga terbentuk enam kelompok belajar yang heterogen dan seimbang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan teori graf mampu menghasilkan pembagian kelompok yang lebih objektif dan terstruktur, serta mendukung efektivitas pembelajaran kolaboratif.
Copyrights © 2026