Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis komunikasi vertikal antara atasan dan bawahan dalam pemahaman kebijakan kepemimpinan di PT Rajawali Indo Jaya Medan. Komunikasi vertikal, baik dari atas ke bawah maupun sebaliknya, menjadi kunci penting dalam menyampaikan informasi kebijakan agar dipahami dan dilaksanakan dengan tepat oleh seluruh karyawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap lima informan, terdiri dari manajer, staf, dan karyawan operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi downward di perusahaan berjalan cukup efektif melalui rapat, briefing harian, serta media tertulis seperti memo dan surat edaran. Sementara itu, komunikasi upward juga difasilitasi melalui laporan kerja, rapat evaluasi, dan kotak saran. Namun, terdapat beberapa kendala seperti perbedaan persepsi, hambatan psikologis, dan volume pekerjaan yang tinggi yang menghambat kelancaran komunikasi dua arah tersebut. Temuan ini dianalisis menggunakan teori pertukaran sosial yang menekankan pentingnya timbal balik dalam interaksi komunikasi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan komunikasi dua arah yang lebih terbuka dan berbasis teknologi guna mendukung pemahaman kebijakan secara menyeluruh dan meningkatkan efektivitas kerja organisasi
Copyrights © 2025