Peningkatan kualitas pembelajaran menuntut perhatian terhadap faktor psikologis siswa, khususnya karakter dan kesejahteraan mental yang berperan dalam menentukan keberhasilan akademik. Namun, keterkaitan antara karakter, PERMA wellbeing, dan kualitas pembelajaran pada konteks pendidikan vokasional masih jarang diteliti secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh karakter terhadap kualitas pembelajaran melalui PERMA wellbeing sebagai mediator. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori, data dikumpulkan dari 120 siswa SMK melalui teknik proportional stratified random sampling. Analisis dilakukan menggunakan SEM-PLS dengan evaluasi model pengukuran dan struktural. Hasil menunjukkan bahwa karakter berpengaruh signifikan terhadap PERMA wellbeing, dan PERMA memiliki pengaruh signifikan terhadap kualitas pembelajaran. Sementara itu, pengaruh langsung karakter terhadap kualitas pembelajaran tidak signifikan, tetapi mediasi PERMA terbukti kuat dengan VAF sebesar 61%. Temuan ini menegaskan bahwa kualitas pembelajaran lebih banyak dipengaruhi kondisi psikologis internal siswa dibandingkan karakter secara langsung. Implikasi penelitian menekankan perlunya integrasi pendidikan karakter dan program penguatan wellbeing untuk meningkatkan mutu pembelajaran dan mendukung pencapaian SDG 3 dan SDG 4.
Copyrights © 2025