Abstrak. Interaksi sosial antara pengajar dan murid memiliki peranan yang sangat penting dalam membangun suasana sekolah yang bernuansa religius, terkhusus di institusi pendidikan kejuruan yang dipenuhi dengan perkembangan teknologi dan modernitas. SMK Negeri 4 Payakumbuh, sebagai sekolah yang mendalami teknologi informasi di Sumatera Barat, menghadapi tantangan dalam menyisipkan nilai-nilai keagamaan di tengah perkembangan digital dan budaya industri. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika hubungan sosial antara guru dan siswa dalam menciptakan suasana sekolah yang religius dengan pendekatan sosiologi pendidikan. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru dan siswa. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa komunikasi antar pribadi, keteladanan yang ditunjukkan oleh guru, serta aktivitas keagamaan menjadi elemen utama dalam menciptakan suasana religius yang harmonis. Di samping itu, pemanfaatan teknologi digital juga berkontribusi dalam memperkuat penyebaran nilai-nilai religius dalam proses pembelajaran. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa interaksi sosial yang berorientasi pada nilai-nilai keagamaan dapat memperkuat budaya sekolah yang berkarakter, berintegritas, dan produktif di zaman digital.
Copyrights © 2025