Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA yang bersifat abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning (PjBL) berbantuan media puzzle terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasi Experiment dan desain One Group Pretest-Posttest. Subjek pada penelitian ini ialah siswa kelas V dengan jumlah 27 orang di salah satu sekolah dasar negeri di Purwakarta. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar yang digunakan pada penelitian ini berupa soal pilihan ganda dengan 10 butir soal yang telah divalidasi oleh judgement expert. Data dianalisis menggunakan bantuan SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, dan Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata hasil belajar dari pretest sebesar 71,11 menjadi 79,25 pada posttest dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan penerapan model PjBL berbantuan media puzzle terhadap hasil belajar siswa. Analisis indikator kognitif menunjukkan peningkatan tertinggi pada kemampuan C4 (menganalisis) dan C5 (mengevaluasi), sedangkan kemampuan C6 (mencipta) juga mengalami peningkatan meskipun belum optimal. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model Project Based Learning berbantuan puzzle efektif meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa pada pembelajaran IPA. Model ini direkomendasikan untuk diterapkan oleh guru sebagai alternatif pembelajaran inovatif yang menyenangkan, bermakna, dan berorientasi pada pengembangan keterampilan abad ke-21.
Copyrights © 2026