Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANALISIS KEABSAHAN PERJANJIAN KERJASAMA GO-FOOD ANTARA PT. APLIKASI KARYA ANAK BANGSA DENGAN MERCHANT (Studi Kasus di Rumah Makan Iwak Pe Cabang Undip Semarang) Alya Latifa; Ambar Budhisulistyawati
Jurnal Privat Law Vol 9, No 2 (2021): JULI-DESEMBER
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/privat.v9i2.60041

Abstract

AbstractThe purpose of this article is to find out the validity the GO-FOOD cooperation agreement between PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa with Sego Sambel Iwak Pe Restaurant branch Undip Semarang, with provisions of the Agreement / Contract Law in the Civil Code. Legal writing in this research is empirical legal research approach, which was initially done by researching secondary data and subsequently researching the primary data in the field and the society. Data collection tool by interviewing the owner of Sego Sambel Iwak Pe Restaurant branch Undip Semarang. The results of the article revealed that the validity of the GO-FOOD cooperation agreement was in accordance with the legal requirements of Article 1320 Civil Code and was in the form of an electronic contract and a type of partnership agreement which is not contained in Book III of the Civil Code. However, book III of the Civil Code adopts an open system.Keyword: Food Ordering and Delivery Services; Validity; Electronic Contract AbstrakArtikel ini bertujuan untuk mengetahui keabsahan perjanjian kerjasama GO-FOOD antara PT. Aplikasi Karya Anak Bangsa dengan Rumah Makan Sego Sambel Iwak Pe Cabang Undip Semarang dengan ketentuan Hukum Perjanjian/Kontrak dalam Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. Penulisan hukum dalam penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian hukum empiris, yaitu penelitian yang berawal dari meneliti data sekunder dilanjutkan dengan penelitian data primer di lapangan, atau masyarakat. Alat pengumpul data dengan wawancara kepada pemilik rumah makan Sego Sambel Iwak Pe Cabang Undip Semarang. Hasil penelitian diketahui bahwa keabsahan perjanjian kerjasama tersebut telah sesuai dengan unsur syarat sahnya perjanjian pasal 1320 KUH Perdata serta perjanjian tersebut berbentuk kontrak elektronik dan merupakan jenis perjanjian kemitraan yang tidak terdapat dalam buku III KUH Perdata. Namun, buku III KUH Perdata juga menganut sistem terbuka. Kata Kunci : Jasa Layanan Pemesanan dan Pengantaran Makanan; Keabsahan; Kontrak Elektronik
Perbandingan Keefektifan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PJBL) Dan Inkuiri Terhadap Penguasaan Konsep dan Peningkatan Hasil Belajar Siswa Mengenai Materi Kemagnetan Mila Inayah; Asih Wulandari; Nenden Permas Hikmatunisa; Dinda Hudaya Nur Fadillah; Silva Gea Delarosa; Rizki Nurul Muslih; Amanda Zahira; Syahira Ramadhini; Alya Latifa
Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan Vol. 21 No. 3 (2023): Al Qodiri : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Keagamaan
Publisher : Lembaga Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Publikasi Ilmiah (LP3M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/qodiri.2024.21.3.1061-1083

Abstract

This study was carried out because of awareness of the importance of innovative and creative learning to overcome obstacles to students' understanding and learning outcomes in magnetic material. With the need for more innovative and creative learning strategies, the author wants to compare the Project Based Learning (PjBL) learning model and the Inquiry learning model on concept mastery and improving student learning outcomes regarding magnetism material. This abstract discusses the comparison of the effectiveness of the Problem Based Learning (PjBL) and Inquiry learning models in mastering concepts and improving student learning outcomes in the context of magnetic material. This research uses the Content Analysis method where the author analyzes several journals which contain two different learning models. The research results show that the two learning models make a positive contribution to students' understanding of concepts and learning outcomes. However, comparative analysis of learning outcomes shows that there is a significant difference between the effectiveness of the Project Based Learning (PjBL) learning model and the Inquiry learning model. The impact of this learning method can help develop more appropriate learning strategies in teaching magnetism material in educational environments. Keywords: Effectiveness, Magnetism, Project Based Learning, Inquiry.
Pengaruh Model Project Based Learning Berbantuan Media Puzzle Terhadap Hasil Belajar IPA Kelas V Di Sekolah Dasar: The Effect of the Project Based Learning Model Assisted by Puzzle Media on Science Learning Outcomes for Grade V in Elementary Schools R. Aida Ekaputri Soviyana; Asih Wulandari; Zalfa Hervianuri; Nadya Nunik Cahyani; Rosie Amelia; Wita Dwi Yanti; Alya Latifa; Afridha Laily Alindra
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9861

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA yang bersifat abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning (PjBL) berbantuan media puzzle terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasi Experiment dan desain One Group Pretest-Posttest. Subjek pada penelitian ini ialah siswa kelas V dengan jumlah 27 orang di salah satu sekolah dasar negeri di Purwakarta. Instrumen yang digunakan berupa tes hasil belajar yang digunakan pada penelitian ini berupa soal pilihan ganda dengan 10 butir soal yang telah divalidasi oleh judgement expert. Data dianalisis menggunakan bantuan SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, dan Paired Sample T-Test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan nilai rata-rata hasil belajar dari pretest sebesar 71,11 menjadi 79,25 pada posttest dengan nilai signifikansi 0,001 < 0,05, yang berarti terdapat pengaruh signifikan penerapan model PjBL berbantuan media puzzle terhadap hasil belajar siswa. Analisis indikator kognitif menunjukkan peningkatan tertinggi pada kemampuan C4 (menganalisis) dan C5 (mengevaluasi), sedangkan kemampuan C6 (mencipta) juga mengalami peningkatan meskipun belum optimal. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan model Project Based Learning berbantuan puzzle efektif meningkatkan hasil belajar dan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa pada pembelajaran IPA. Model ini direkomendasikan untuk diterapkan oleh guru sebagai alternatif pembelajaran inovatif yang menyenangkan, bermakna, dan berorientasi pada pengembangan keterampilan abad ke-21.