Pola asuh demokratis menciptakan lingkungan yang seimbang antara kebebasan dan bimbingan, membangun komunikasi dua arah, serta menanamkan disiplin diri dan rasa tanggung jawab. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran pola asuh demokratis dapat mengembangkan sosial emosional anak. Metode penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan. Teknik pengumpulan data menggunakan berbagai sumber seperti buku dan jurnal ilmiah. Pola asuh demokratis merupakan gaya pengasuhan orang tua dimana menyeimbangkan antara kasih sayang dan disiplin, orang tua menetapkan aturan yang jelas namun tetap mendengarkan, menghargai, dan melibatkan anak dalam pengambilan keputusan yang bertujuan membentuk anak yang mandiri, percaya diri, dan kritis dalam berpikir. Pola asuh demokratis sangat berperan bagi perkembangan sosial emosional anak karena membangun rasa percaya diri, kemampuan mengatur emosi, empati, dan keterampilan sosial, penuh kasih sayang namun tetap dengan batasan sehingga anak belajar mandiri sambil memahami tanggung jawabnya.
Copyrights © 2026