Rendahnya literasi lingkungan pada peserta didik masih menjadi tantangan dalam pendidikan. Salah satu pendekatan yang dinilai relevan adalah mengintegrasikan nilai-nilai lokal sebagai landasan pembelajaran agar materi lingkungan lebih dekat dengan kehidupan sehari-hari peserta didik. Studi ini bertujuan mendeskripsikan konsep dan strategi implementasi pendidikan lingkungan berbasis nilai-nilai lokal Budaya Samawa dalam menumbuhkan literasi lingkungan peserta didik. Kajian ini menggunakan metode studi literatur dan analisis konseptual terhadap sumber-sumber terkait pendidikan lingkungan, literasi lingkungan, serta kearifan lokal Samawa. Hasil kajian menunjukkan bahwa internalisasi nilai-nilai local seperti prinsip hidup selaras dengan alam, tanggung jawab sosial, gotong royong, serta etika pemanfaatan sumber daya dapat memperkuat tiga dimensi literasi lingkungan, yaitu pengetahuan, sikap, dan perilaku pro-lingkungan. Implementasi dapat dilakukan melalui pengembangan bahan ajar kontekstual, pembelajaran berbasis proyek dan masalah yang mengangkat isu lingkungan setempat, kegiatan berbasis komunitas/sekolah (misalnya program kebersihan, konservasi, dan pengelolaan sampah), serta penilaian autentik yang menilai perubahan perilaku. Integrasi nilai-nilai Budaya Samawa tidak hanya meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap isu lingkungan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian dan kebiasaan nyata dalam menjaga lingkungan. Dengan demikian, pendidikan lingkungan berbasis nilai-nilai lokal Budaya Samawa berpotensi menjadi model pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan berkelanjutan untuk meningkatkan literasi lingkungan peserta didik.
Copyrights © 2026