Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Nagari Koto Gaek Guguak, Kabupaten Solok, yang merupakan salah satu sentra penghasil pinang iris. Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah proses pengeringan pinang yang masih tradisional dan bergantung pada cuaca, sehingga menurunkan efisiensi, kualitas, dan nilai jual produk. Untuk mengatasi hal tersebut, tim pengabdian memperkenalkan dan menerapkan inovasi teknologi tepat guna berupa oven produksi pinang iris berbahan aluminium dengan sistem pemanas blower. Oven ini dirancang agar mampu menjaga suhu stabil antara 60–70°C, mempercepat proses pengeringan, serta menghasilkan pinang dengan warna dan aroma yang tetap alami. Kegiatan dilakukan melalui pendekatan partisipatif, meliputi observasi awal, perancangan alat, sosialisasi, serta pelatihan teknis pengoperasian dan perawatan oven. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam efisiensi waktu pengeringan—dari 5–7 hari menjadi hanya 1–2 hari—dan kenaikan harga jual pinang dipasar lokal. Selain meningkatkan pendapatan masyarakat, teknologi ini juga membantu mengurangi penggunaan kayu bakar dan pencemaran udara, sehingga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), terutama SDG 8 (pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi), SDG 9 (industri, inovasi, dan infrastruktur), dan SDG 13 (penanganan perubahan iklim).
Copyrights © 2025