Banjir yang melanda kawasan Kampus Universitas Malikussaleh berdampak langsung pada sepeda motor milik civitas akademika yang terendam air, sehingga berpotensi menimbulkan kerusakan pada sistem mesin dan kelistrikan kendaraan. Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan performa, gangguan operasional, hingga risiko keselamatan apabila tidak segera ditangani dengan prosedur teknis yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kerusakan sepeda motor akibat banjir serta melaksanakan pendampingan restorasi mesin dan sistem kelistrikan guna mengembalikan fungsi kendaraan secara aman dan optimal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif melalui observasi lapangan, pendataan tingkat kerusakan, pelaksanaan pendampingan restorasi teknis, serta edukasi kepada pemilik kendaraan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar sepeda motor mengalami pencemaran oli mesin, gangguan pada sistem pengapian, serta potensi terjadinya korsleting pada komponen kelistrikan. Proses restorasi dilakukan melalui pengurasan dan penggantian oli, pembersihan serta pengeringan komponen mesin, dan pemeriksaan serta perbaikan sistem kelistrikan. Kegiatan pendampingan ini tidak hanya berhasil memulihkan fungsi sepeda motor, tetapi juga meningkatkan pemahaman civitas akademika mengenai perawatan kendaraan pascabanjir serta langkah-langkah mitigasi kerusakan di masa mendatang. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam pelaksanaan program pendampingan teknis kendaraan bermotor pascabencana di lingkungan kampus maupun komunitas serupa.
Copyrights © 2025