Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan potensi edukatif dua film animasi Indonesia, Jumbo (2025) dan Nussa (2021), sebagai sumber ajar alternatif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di tingkat sekolah dasar, khususnya dalam penguatan literasi karakter. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan analisis isi, berfokus pada struktur naratif, jenis bahasa, dan nilai karakter yang terkandung dalam kedua film. Hasil analisis menunjukkan bahwa kedua film memiliki struktur naratif yang lengkap, meskipun dengan pendekatan yang berbeda: Jumbo mengangkat tema fantasi-petualangan dengan nilai inklusivitas, sedangkan Nussa menampilkan cerita realistis yang menekankan tanggung jawab dan keikhlasan. Dari segi kebahasaan, keduanya menggunakan variasi bahasa baku dan tidak baku, serta dialog yang ekspresif dan persuasif, yang relevan untuk pengembangan kompetensi berbahasa siswa. Nilai-nilai karakter yang diekspresikan dalam dialog dan tindakan tokoh sejalan dengan dimensi Profil Pelajar Pancasila. Penelitian ini merekomendasikan integrasi kedua film dalam pembelajaran Bahasa Indonesia untuk memperkaya praktik pedagogis dan mendukung implementasi Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan media ajar berbasis film animasi lokal dalam pendidikan bahasa.
Copyrights © 2026