Penelitian ini menyajikan Systematic Literature Review terhadap implementasi Lean Six Sigma (LSS) pada periode 2020–2025 dengan fokus pada performance outcomes, tantangan implementasi, serta tren dan novelty yang berkembang. Hasil kajian menunjukkan bahwa LSS secara konsisten memberikan peningkatan pada kualitas, produktivitas, pengurangan defect, efisiensi biaya, serta penurunan lead time di berbagai sektor. Novelty utama terletak pada munculnya Digital Lean Six Sigma (DLSS), integrasi LSS dengan keberlanjutan, dan berkembangnya kerangka kerja hybrid yang memadukan metodologi lain. Meskipun demikian, beberapa kelemahan teridentifikasi, termasuk keterbatasan data, resistensi sumber daya manusia, misalignment alat Lean–Six Sigma, serta kurangnya penelitian longitudinal yang menilai ketahanan dampak jangka panjang. Temuan ini menegaskan pentingnya kesiapan organisasi, dukungan teknologi, dan penguatan budaya perbaikan dalam menjamin keberhasilan LSS. Penelitian di masa depan perlu memperluas studi empiris pada sektor layanan publik, mengeksplorasi integrasi LSS dengan teknologi digital tingkat lanjut, serta mengembangkan model evaluasi jangka panjang untuk menilai keberlanjutan hasil perbaikan.
Copyrights © 2025