AbstrakPemberdayaan merupakan upaya dalam meningkatkan kemampuan individu atau kelompok dalam menemukan altermatif baru dalam menghadapi permasalahannya . Warga perumahan saat ini masih rendah tingkat partisipasinya dalam melakukan pengumpulan dan penyetoran sampah ke bank sampah “ Ikhlas” sehingga tujuan didirikannya bank sampah belum sepenuhnya terealisasi. Kegiatan ini bertujuan untuk melaksanakan salah satu upaya pemberdayaan anggota bank sampah dengan memberikan pengetahuan dalam mendaur ulang sampah organik melalui kegiatan pengomposan dan pemberdayaan masyarakat dengan meningkatkan kesadaran lingkungan melalui edukasi dan partisipasi aktif dalam pengelolaan sampah. Kegiatan edukasi dan pelatihan dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 08 Nopember 2024 bertempat di aula Musholla Al.Ikhlas Perumahan Putri Tujuh II Kecamatan Tuah Madani Pekanbaru yang dihadiri oleh pengurus dan nasabah bank sampah serta masyarakat sekitar yang belum menjadi nasabah bank sampah. Dalam pelaksanaan kegiatan ini, tim berkolaborasi dengan Komunitas rumah minim sampah yang diwakili oleh Ibu Gina Suprapti. SP, dimana dalam hal ini bertindak sebagai narasumber untuk mengolahan sampah menjadi kompos dan pupuk organik cair. Tahapan pelaksanaan meliputi survey awal, pelaksanaan dan evaluasi. Sebelum kegiatan sosialisasi dan pelatihan diperoleh data bahwa hanya sekitar 20 % ( 6 orang ) peserta yang sudah memiliki pengetahuan dan melakukan pengolahan sampah yang dihasilkan rumah tangganya. Setelah pelaksanaan kegiatan seluruh peserta yang berjumlah 30 orang memiliki pengetahuan dan berkeinginan untuk mengolah sampah rumah tangga menjadi kompos dan pupuk organik cair. Kata kunci: pemberdayaan masyarakat; bank sampah; sampah rumah tangga; kompos; pupuk organik cair. Abstract Empowerment is an effort to improve the ability of individuals or groups to find new alternatives in dealing with their problems. Residents of the housing complex currently still have a low level of participation in collecting and depositing waste to the "Ikhlas" waste bank so that the purpose of establishing a waste bank has not been fully realized. This activity aims to carry out one of the efforts to empower waste bank members by providing knowledge in recycling organic waste through composting activities and empowering the community by increasing environmental awareness through education and active participation in waste management. The education and training activities were held on Friday, November 8, 2024 at the Al.Ikhlas Musholla hall, Putri Tujuh II Housing, Tuah Madani District, Pekanbaru, which was attended by the management and customers of the waste bank and the surrounding community who were not yet customers of the waste bank. In implementing this activity, the team collaborated with the Low Waste Home Community represented by Mrs. Gina Suprapti. SP, who in this case acted as a resource person to process waste into compost and liquid organic fertilizer. The implementation stages include initial surveys, implementation and evaluation. Before the socialization and training activities, data was obtained that only about 20% (6 people) of participants already had the knowledge and processed the waste produced by their households. After the implementation of the activities, all participants had the knowledge and wanted to process household waste into compost and liquid organic fertilizer. Keywords: community empowerment; waste bank; household waste; compost; liquid organic fertilizer.
Copyrights © 2025