Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2) pada remaja mengalami peningkatan seiring perubahan gaya hidup yang tidak sehat dan meningkatnya kejadian sindroma metabolik. Sindroma metabolik merupakan kumpulan faktor risiko berupa obesitas sentral, hipertensi, dan gangguan metabolik yang berperan penting dalam terjadinya DMT2. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan upaya pencegahan DMT2 melalui deteksi dini sindroma metabolik pada remaja. Kegiatan dilaksanakan di SMK Famuba Muhammadiyah Lebaksiu Kabupaten Tegal dengan sasaran siswa kelas XII. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan tekanan darah, pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar perut, perhitungan indeks massa tubuh (IMT), serta pemeriksaan kadar gula darah sewaktu, disertai wawancara riwayat kesehatan. Jumlah responden yang mengikuti kegiatan sebanyak 152 siswa. Hasil kegiatan menunjukkan sebagian besar responden berada pada rentang usia 15–17 tahun dengan mayoritas berjenis kelamin perempuan. Sebagian besar siswa memiliki tekanan darah normal, namun ditemukan pula responden dengan hipertensi ringan, kecenderungan hipotensi, serta indikator risiko sindroma metabolik berdasarkan IMT, lingkar perut, dan kadar gula darah. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman remaja mengenai faktor risiko DMT2 dan pentingnya deteksi dini sindroma metabolik. Deteksi dini yang disertai edukasi kesehatan menjadi strategi promotif dan preventif yang penting dalam mencegah perkembangan DMT2 pada remaja.
Copyrights © 2025