Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

DETERMINAN KEJADIAN PREEKLAMPSIA PADA IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA UPTD PUSKESMAS DUKUHWARU SLAWI Insani, Uswatun; Supriatun, Evi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 16, No 2 (2020): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LPPM STIKES MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jikk.v16i2.471

Abstract

AbstrakKehamilan dengan resiko tinggi dapat terjadi pada ibu hamil dengan berbagai macam karakteristik. Salah satu resiko tinggi pada kehamilan adalah keadaan ibu dengan peningkatan tekanan darah selama kehamilannya atau yang biasa disesbut dengan preeklampsia atau PIH (Pregnancy Induced Hypertension). Keadaan ini merupakan salah satu bentuk kegawatdaruratan kehamilan yang beresiko tidak hanya kepada ibu dan juga janinnya jika tidak mendapatkan penanganan yang tepat. Keadaan preeklampsia ini bisa terjadi karena faktor dari ibu dan juga faktor bayi yang dikandungnya. Pentingnya memahami penyebab preeklampsia pada ibu hamil akan dapat membantu ibu dan keluarga untuk bisa beradaptasi dengan keadaan kehamilannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik ibu hamil dengan preeklampsia di sebagai kehamilan dengan resiko tinggi. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus untuk mengidentifikasi terkait penyebab preeklampsia yang dialami oleh ibu hamil. Hasil dari penelitian ini dijumpai faktor yang mempengaruhi terjadinya preeklampsia yaitu usia ibu, jarak kehamilan terlalu dekat dan terlalu jauh, pekerjaan ibu hamil, adanya riwayat keturunan, stressor yang dihadapi ibu hamil dan ibu hamil dengan golongan darah O serta kehamilan gemelli/kembar. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa satu ibu hamil dengan preeklampsia bisa memiliki beberapa faktor resiko penyebab terjadinya preeklampsia, tidak hanya satu faktor penyebab. Pentingnya mengetahui penyebab preeklampsia dan adanya dukungan keterlibatan keluarga sebagai sumber kekuatan bagi ibu hamil dengan preeklapsia memungkinkan adanya perawatan yang lebih baik untuk ibu dan bayinya serta mengurangi akibat lanjut preeklampsia. Kata kunci : penyebab, preeklampsia, ibu hamil
Penyuluhan Bahaya Penggunaan Obat Tradisional Tanpa Resep Selama Kehamilan Terhadap Risiko Abortus Saputri, Nurul Aini Suria; Insani, Uswatun
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2025): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (September)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v3i4.755

Abstract

The background to this activity stems from the high prevalence of over-the-counter use of traditional medicines among pregnant women, particularly in rural areas, without adequate understanding of their side effects on pregnancy. One serious risk of using traditional medicines without a prescription is abortion or miscarriage, which can be caused by the presence of certain active compounds in unstandardized herbal concoctions. The purpose of this community service activity is to increase pregnant women's knowledge about the dangers of using traditional medicines without medical consultation and to educate them about the importance of regular prenatal check-ups through health education. The implementation method for this activity included providing counseling materials, group discussions, case simulations, and evaluation through pre- and post-tests. The activity was conducted on July 15, 2025, in Village Y, District A, and involved 35 participants, consisting of pregnant women and health cadres. The results showed an increase in participants' understanding of the risks of inappropriate use of traditional medicines, with the average post-test score increasing by 61% compared to the pre-test. This activity also succeeded in building collective awareness about the importance of consulting a health professional before consuming traditional concoctions during pregnancy. This outreach activity is expected to be an early intervention that can prevent abortions caused by unsafe traditional medicine practices. Ongoing education and the involvement of community leaders and cadres are crucial strategies in developing safer, evidence-based health behaviors.
PERAN MAHASISWA DALAM MEMBERIKAN EDUKASI CARA MENGGOSOK GIGI YANG BENAR DI MDTA DARUSSALAM DESA JATIMULYA SURADADI Insani, Uswatun; Sativa, Eriza; Atmoko, Dwi
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 5 No 2 (2024): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v5i2.750

Abstract

Praktik Klinik Keperawatan (PKK) Komunitas merupakan praktik di lingkungan masyarakat dengan mengkaji permasalahan yang ditemui didalamnya. Hasil pengkajian di lingkungan sekolah, didapatkan adanya permasalahan karies gigi dan gigi yang berlubang pada siswa di MDTA Darussalam Jatimulya Suradadi. Intervensi yang dilakukan adalah dengan melakukan edukasi tentang cara menggosok gigi yang baik dan benar di lingkungan sekolah. Perawatan kesehatan gigi dan mulut sangatlah penting diperhatikan sejak dini. Diperlukan peningkatan pengetahuan cara menggosok gigi yang benar agar anak terhindar dari karies gigi dan gigi yang berlubang. Bentuk kegiatan pengabdian kesehatan ini berupa pemberian edukasi atau penyuluhan kesehatan dari dosen dan peserta praktik klinik komunitas. Kegiatan penyuluhan cara menggosok gigi yang baik dan benar ini diikuti oleh kelas satu, dua dan tiga di MDTA Darussalam Jatimulya Suradadi. Luaran dari praktik klinik keperawatan komunitas ini berupa laporan praktik serta publikasi artikel kegiatan, sehingga dapat diakses oleh semua orang yang memerlukan literatur dalam bentuk artikel terkait. Kesimpulan : Siswa siswi mengalami peningkatan pengetahuan tentang cara gosok gigi yang benar dan dapat mempraktekkan ulang cara menggosok gigi dengan benar.
Pengaruh Penerapan Vulva Hygiene terhadap Risiko Infeksi Luka Episiotomi pada Ibu Post Partum di Ruang Mawar RSUD Kardinah Kota Tegal Aliyah, Intan Lutfatul; Insani, Uswatun
ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing) Vol 4 No 2 (2023): DESEMBER
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/asjn.v4i2.1193

Abstract

Latar belakang: Persalinan dapat menyebabkan robeknya vagina yang terjadi hampir pada semua persalinan pertama dan tidak jarang terjadi pada persalinan berikutnya. Robekan tersebut disebabkan laserasi spontan maupun tindakan episiotomi untuk memperlebar jalan lahir. Luka episiotomi sangat rentan terkena infeksi karena letaknya 1 cm diatas anus yang memudahkan terkontaminasi oleh kuman dan feses. Peran aktif ibu menjaga kebersihan diri sangat dibutuhkan sebagai langkah preventif infeksi. Salah satu langkah yang dapat ibu lakukan yaitu dengan melakukan vulva hygiene. Vulva hygiene yaitu tindakan perawatan yang sangat tepat dalam menjaga kebersihan daerah kewanitaan agar terhindar dari kemungkinan penyebab infeksi. Tujuan penelitian: untuk mengetahui pengaruh penerapan vulva hygiene terhadap risiko infeksi luka episiotomi pada ibu post partum. Metode Penelitian: penelitian merupakan penelitian deskriptif analitis dengan pendekatan studi kasus. Subyek dalam penelitian melibatkan 2 ibu post partum dengan luka episiotomi. Data diperoleh dari wawancara, observasi, pemeriksaan fisik dan studi dokumentasi dari rekam medik pasien. Kedua pasien dilakukan tindakan vulva hygiene dan observasi REEDA untuk menilai adanya kemungkinan infsksi selama 3 hari. Data hasil penerapan vulva hygiene disajikan dalam bentuk naratif. Hasil: penerapan vulva hygiene selama 3 hari pada kedua pasien tidak menunjukkan adanya infeksi. Hal tersebut menunjukkan adanya pengaruh antara vulva hygiene terhadap infeksi luka episiotomi.
GAMBARAN REGULASI EMOSI ORANGTUA DENGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Insani, Uswatun; Itsna, Ita Nur
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 15 No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v15i2.712

Abstract

Orang tua memiliki peranan yang sangat penting dalam mengasuh, mendidik, dan merawat anak. Hal ini tidaklah mudah, apalagi ditambah kondisi anak yang memiliki kebutuhan khusus. Diperlukan penerimaan dan kesabaran dalam kesehariannya menghadapi keunikan yang dimiliki anaknya. Regulasi emosi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus merupakan kemampuan individu dalam mengelola emosi dan ditunjukkan dalam tingkah lakunya dalam merawat anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan instrument tentang regulasi emosi yang sudah baku dan didapatkan kategorisasi hasil pengukuran emotional regulation dibagi menjadi 2 yaitu cognitive reappraisal (mengendalikan emosi dengan mengubah cara pikir) dan expressive supression (menyimpan perasaan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran regulasi emosi pada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini diharapkan bermanfaat sebagai referensi bagi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus dalam memahami dan menerapkan regulasi emosi selama dalam pengasuhan.
PARENTING SELF EFFICACY IBU REMAJA DALAM MERAWAT BAYI BARU LAHIR (BBL) Insani, Uswatun; Satria, Ramadhan Putra; Oktiawati, Anisa; Rosaria, Theodora
Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Vol 19, No 2 (2023): JURNAL ILMIAH KESEHATAN KEPERAWATAN
Publisher : LPPM UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH GOMBONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jikk.v19i2.1181

Abstract

 Ibu remaja dalam menjalankan perannya sebagai ibu baru dalam merawat bayi yang baru dilahirkannya memerlukan adanya dukungan dari berbagai pihak, tidak hanya dari pasangannya, tetapi juga keluarga dalam lingkungan sekitarnya serta dukungan dari petugas kesehatan. Ibu remaja pada umumnya mempunyai kesiapan fisik dan pengetahuan yang belum memadai, sehingga perlu disiapkan agar kepercayaan diri (self efficacy) ibu meningkat dalam merawat bayinya agar tumbuh kembangnya optimal, tercukupi kebutuhan fisik dan psikologinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kepercayaan diri / keyakinan diri (self efficacy) remaja dalam merawat bayi baru lahir.
PERAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU SEKSUAL PADA SISWA KELAS X DI SMK MUHAMMADIYAH LEBAKSIU Faisaluddin, Faisaluddin; Ni’mah, Jumrotun; Itsna, Ita Nur; Oktiawati, Anisa; Insani, Uswatun
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v5i2.6104

Abstract

Adolescence is a period of development characterized by identity exploration and increased social interaction, including with peers. Peers have a significant influence on adolescent behavior, including in the sexual aspect. This study aims to determine the influence of peers on the sexual behavior of grade X students at SMK Muhammadiyah Lebaksiu. This study used a cross-sectional design with a quantitative approach and involved 119 respondents selected through purposive sampling technique. Data collection instruments used validated peer and sexual behavior questionnaires. The results showed that most of the respondents (49.6%) showed mild risky sexual behavior, while 6.7% were involved in severe risky sexual behavior. Peer variables contributed significantly to sexual behavior with a Nagelkerke R² value of 0.109 and a significance of p = 0.001. This finding confirms that the greater the influence of peers, the higher the likelihood of adolescents engaging in sexual behavior. Although the contribution is not dominant, peers are shown to have an important role in shaping adolescent sexual behavior. These results provide a basis for interventions that target adolescent social dynamics, both in school and family settings. ABSTRAK Masa remaja merupakan periode perkembangan yang ditandai oleh eksplorasi identitas dan peningkatan interaksi sosial, termasuk dengan teman sebaya. Teman sebaya memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku remaja, termasuk dalam aspek seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teman sebaya terhadap perilaku seksual siswa kelas X di SMK Muhammadiyah Lebaksiu. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif dan melibatkan 119 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner teman sebaya dan perilaku seksual yang telah divalidasi. Analisis data dilakukan dengan uji regresi logistik menggunakan SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (49,6%) menunjukkan perilaku seksual berisiko ringan, sedangkan 6,7% terlibat dalam perilaku seksual berisiko berat. Variabel teman sebaya berkontribusi secara signifikan terhadap perilaku seksual dengan nilai Nagelkerke R² sebesar 0,109 dan signifikansi p = 0,001. Temuan ini menegaskan bahwa semakin besar pengaruh teman sebaya, semakin tinggi pula kemungkinan remaja terlibat dalam perilaku seksual. Meskipun kontribusinya tidak dominan, teman sebaya terbukti memiliki peran penting dalam pembentukan perilaku seksual remaja. Hasil ini memberikan dasar bagi intervensi yang menargetkan dinamika sosial remaja, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Pengaruh Edukasi P3K Terhadap Pengetahuan dan Ketrampilan Guru di SDN 3 Lebaksiu Kidul Kabupaten Tegal Ni'mah, Jumrotun; Insani, Uswatun; Satria, Ramadhan Putra; Hidayatii, Sri
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 4 (2023): Volume 3 Nomor 4 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.074 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i4.10019

Abstract

ABSTRACT Emergency situations are one of the causes of panic and make people experience a lack of knowledge. The teacher's role is especially important where school health services are often neglected. However, this role can only be properly accomplished if teachers are equipped with the required knowledge and skills. Providing first aid in an accident must be done quickly and accurately by using the facilities and infrastructure at the scene. This study wanted to determine the effect of First Aid Education on Accidents on the level of knowledge and skills of teachers in SDN 03 Lebaksiu Kidul. Research. The research design used in this study was a quasy experimental pretest-posttest with control group and an approach using a non-equivalent pretest-posttest control group design. this study shows that the level of knowledge and skills obtains a p value of 0.001 thus the hypothesis is accepted which means that there is an effect of health education on first aid on the level of knowledge and skills of teachers regarding first aid in accidents. Conclusion: The average value of the level of knowledge and skills obtained from 10 respondents before being given health education obtained an average value of 79.10, a standard deviation of 9.110. The average value of knowledge and skills obtained from 10 respondents after being given health education obtained an average value of 93.80, a standard deviation of 3.115. Keywords: Health Education, First Aid in Accidents, Knowledge, Skills.  ABSTRAK Situasi gawat darurat sebagai salah satu penyebab dari kepanikan dan menjadikan orang mengalami kurang pengetahuan. Peran guru sangat penting di mana layanan kesehatan sekolah sering diabaikan. Namun, peran ini hanya dapat dicapai dengan baik jika guru dilengkapi dengan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan. Pemberian pertolongan pertama pada kecelakaan harus secara cepat dan tepat dengan menggunakan sarana dan prasarana yang ada di tempat kejadian. Penelitian ini ingin mengetahui pengaruh Edukasi Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan terhadap tingkat pengetahuan dan ketrampilan guru di lingkungan SDN 03 Lebaksiu Kidul. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasy experimental pretest-postest with control group dan pendekatan menggunakan non equivalent pretest-postes control group design. Penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan dan ketrampilan memperoleh p value sebesar 0,001 dengan demikian hipotesis diterima yang artinya bahwa ada artinya bahwa ada pengaruh  pendidikan kesehatan tentang pertolongan pertama terhadap tingkat pengetahuan dan ketrampilan guru tentang pertolongan pertama pada kecelakaan. Nilai rata-rata tingkat pengetahuan dan ketrampilan yang diperoleh dari 10 responden sebelum diberikan pendidikan kesehatan didapatkan nilai rata-rata sebesar 79.10, standar deviasi  sebesar 9.110. Nilai rata-rata tingka pegetahuan dan ketrampila yang diperoleh dari 10 responden setelah diberikan pendidikan ksehatan didapatkan nilai rata-rata sebesar 93.80, standar deviasi sebesar 3.115. Kata Kunci: Pendidikan Kesehatan, Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan, Pengetahuan, Ketrampilan.
Pelatihan Senam Ibu Hamil Sebagai Upaya Meningkatkan Kesehatan Ibu Dan Janin R, Cakrawati; Susanti, Susanti; Insani, Uswatun
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Desember)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i1.962

Abstract

Pregnancy is a physiological process that requires the mother's physical and psychological readiness. Lack of physical activity during pregnancy can increase the risk of pregnancy-related complaints, labor complications, and maternal and fetal health problems. Prenatal exercise is a safe and beneficial form of physical activity that improves maternal fitness and supports fetal growth and development. This Community Service activity aims to increase the knowledge and skills of pregnant women regarding prenatal exercise as an effort to maintain maternal and fetal health. Implementation methods include counseling, demonstrations, practical training in prenatal exercise, and activity evaluation. The results of the activity indicate an increase in pregnant women's knowledge about the benefits of prenatal exercise, improved skills in performing correct exercise movements, and a decrease in physical complaints during pregnancy. This activity is expected to serve as a promotive and preventive effort to improve maternal and fetal health.
Upaya Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 dengan Deteksi Dini Sindroma Metabolik pada Remaja Oktiawati, Anisa; Itsna, Ita Nur; Insani, Uswatun; Ni’mah, Jumrotun; Faisaluddin, Faisaluddin; Unayah, Maelia; Geglorian, Theodora Rosaria; Ristian, Mohamad Anggie; Efendi, Wisda Dwilina; Safira, Indi Anis
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 6 No 2 (2025): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v6i2.920

Abstract

Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2) pada remaja mengalami peningkatan seiring perubahan gaya hidup yang tidak sehat dan meningkatnya kejadian sindroma metabolik. Sindroma metabolik merupakan kumpulan faktor risiko berupa obesitas sentral, hipertensi, dan gangguan metabolik yang berperan penting dalam terjadinya DMT2. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan upaya pencegahan DMT2 melalui deteksi dini sindroma metabolik pada remaja. Kegiatan dilaksanakan di SMK Famuba Muhammadiyah Lebaksiu Kabupaten Tegal dengan sasaran siswa kelas XII. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan tekanan darah, pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar perut, perhitungan indeks massa tubuh (IMT), serta pemeriksaan kadar gula darah sewaktu, disertai wawancara riwayat kesehatan. Jumlah responden yang mengikuti kegiatan sebanyak 152 siswa. Hasil kegiatan menunjukkan sebagian besar responden berada pada rentang usia 15–17 tahun dengan mayoritas berjenis kelamin perempuan. Sebagian besar siswa memiliki tekanan darah normal, namun ditemukan pula responden dengan hipertensi ringan, kecenderungan hipotensi, serta indikator risiko sindroma metabolik berdasarkan IMT, lingkar perut, dan kadar gula darah. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman remaja mengenai faktor risiko DMT2 dan pentingnya deteksi dini sindroma metabolik. Deteksi dini yang disertai edukasi kesehatan menjadi strategi promotif dan preventif yang penting dalam mencegah perkembangan DMT2 pada remaja.