Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENINGKATAN PENGETAHUAN LANSIA MENGENAI PENYAKIT TIDAK MENULAR PADA KEGIATAN PROLANIS Satria, Ramadhan Putra; Itsna, Ita Nur; Geglorian, Theodora Rosaria; Risnanto
BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2023): BEGAWE: Jurnal Pengabdian Masyarakat, Desember 2023
Publisher : Lembaga Berugak Baca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62667/begawe.v1i2.21

Abstract

Lanjut usia atau sering disebut dengan lansia merupakan kumpulan manusia yang rentan mengalami gangguan biologis, psikologis, sosial dan ekonomi. Gangguan biologis sangat berpengaruh dengan penurunan daya tahan tubuh lansia yang mengakibatkan berbagai macam penyakit yang menghampirinya. Hipertensi, diabetes melitus, asam urat merupakan penyakit yang biasa berada di lansia, hal tersebut dikarenakan beberapa fungsi organ tubuh lansia sudah tidak bisa berfungsi sempurna dan pasti akan terjadi penyakit tersebut. Angka kejadian hipertensi, diabetes mellitus dan asam urat di Indonesia semakin meningkat dari tahun ke tahun, sepanjang tahun 2016 sampai 2017 yaitu sejumlah 6,9 persen menjadi 8,5 persen hal tersebut dikarenakan adanya perubahan gaya hidup manusia yang semakin bekembang. Perubahan gaya hidup manusia disebabkan urbanisasi dan globalisasi yang menyebabkan terjadinya peningkatan penyakit tidak menular (PTM) dan hal tersebut meningkatkan kematian secara global pada seluruh dunia.
GAMBARAN REGULASI EMOSI ORANGTUA DENGAN ANAK BERKEBUTUHAN KHUSUS Insani, Uswatun; Itsna, Ita Nur
Bhamada: Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan (E-Journal) Vol 15 No 2 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jik.v15i2.712

Abstract

Orang tua memiliki peranan yang sangat penting dalam mengasuh, mendidik, dan merawat anak. Hal ini tidaklah mudah, apalagi ditambah kondisi anak yang memiliki kebutuhan khusus. Diperlukan penerimaan dan kesabaran dalam kesehariannya menghadapi keunikan yang dimiliki anaknya. Regulasi emosi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus merupakan kemampuan individu dalam mengelola emosi dan ditunjukkan dalam tingkah lakunya dalam merawat anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini menggunakan instrument tentang regulasi emosi yang sudah baku dan didapatkan kategorisasi hasil pengukuran emotional regulation dibagi menjadi 2 yaitu cognitive reappraisal (mengendalikan emosi dengan mengubah cara pikir) dan expressive supression (menyimpan perasaan). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran regulasi emosi pada orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. Penelitian ini diharapkan bermanfaat sebagai referensi bagi orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus dalam memahami dan menerapkan regulasi emosi selama dalam pengasuhan.
PERAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU SEKSUAL PADA SISWA KELAS X DI SMK MUHAMMADIYAH LEBAKSIU Faisaluddin, Faisaluddin; Ni’mah, Jumrotun; Itsna, Ita Nur; Oktiawati, Anisa; Insani, Uswatun
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v5i2.6104

Abstract

Adolescence is a period of development characterized by identity exploration and increased social interaction, including with peers. Peers have a significant influence on adolescent behavior, including in the sexual aspect. This study aims to determine the influence of peers on the sexual behavior of grade X students at SMK Muhammadiyah Lebaksiu. This study used a cross-sectional design with a quantitative approach and involved 119 respondents selected through purposive sampling technique. Data collection instruments used validated peer and sexual behavior questionnaires. The results showed that most of the respondents (49.6%) showed mild risky sexual behavior, while 6.7% were involved in severe risky sexual behavior. Peer variables contributed significantly to sexual behavior with a Nagelkerke R² value of 0.109 and a significance of p = 0.001. This finding confirms that the greater the influence of peers, the higher the likelihood of adolescents engaging in sexual behavior. Although the contribution is not dominant, peers are shown to have an important role in shaping adolescent sexual behavior. These results provide a basis for interventions that target adolescent social dynamics, both in school and family settings. ABSTRAK Masa remaja merupakan periode perkembangan yang ditandai oleh eksplorasi identitas dan peningkatan interaksi sosial, termasuk dengan teman sebaya. Teman sebaya memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku remaja, termasuk dalam aspek seksual. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh teman sebaya terhadap perilaku seksual siswa kelas X di SMK Muhammadiyah Lebaksiu. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif dan melibatkan 119 responden yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner teman sebaya dan perilaku seksual yang telah divalidasi. Analisis data dilakukan dengan uji regresi logistik menggunakan SPSS 22. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden (49,6%) menunjukkan perilaku seksual berisiko ringan, sedangkan 6,7% terlibat dalam perilaku seksual berisiko berat. Variabel teman sebaya berkontribusi secara signifikan terhadap perilaku seksual dengan nilai Nagelkerke R² sebesar 0,109 dan signifikansi p = 0,001. Temuan ini menegaskan bahwa semakin besar pengaruh teman sebaya, semakin tinggi pula kemungkinan remaja terlibat dalam perilaku seksual. Meskipun kontribusinya tidak dominan, teman sebaya terbukti memiliki peran penting dalam pembentukan perilaku seksual remaja. Hasil ini memberikan dasar bagi intervensi yang menargetkan dinamika sosial remaja, baik di lingkungan sekolah maupun keluarga.
Penerapan Caring Perawat pada Pasien Emergency di Ruang UGD Rumah Sakit di Tegal Hidayati, Sri; Itsna, Ita Nur; Ratnaningsih, Ani; Ni'mah, Jumrotun
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 3, No 8 (2023): Volume 3 Nomor 8 (2023)
Publisher : Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.128 KB) | DOI: 10.33024/mahesa.v3i8.10770

Abstract

ABSTRACT Caring nurses have a very high value in a nursing care, where a nurse who precipitates Caring values will immediately lead a nurse to provide professional nursing care services, thus preventing the occurrence of violations of expertise practice, including in the area setting where expensive. emergency. Caring in the practice of emergency care is an inseparable part of the professional performance of an emergency nurse. The purpose of this study was to determine the Application of Caring for Emergency Patients in the Emergency Room at Tegal City Hospital. The results in this study were that treatment behavior obtained good results for 47 respondents (96%). The treatment environment obtained good results for 39 respondents (79%) and nursing care obtained good results for 49 respondents (100%). Keywords: Caring, Nurse, Emergency Department   ABSTRAK Caring perawat memiliki nilai yang sangat tinggi dalam sebuah asuhan keperawatan, dimana seorang perawat yang mengedepankan nilai-nilai Caring akan serta merta menggiring seorang perawat untuk memberikan pelayanan asuhan keperawatan yang professional, sehingga mencegah terjadinya pelanggaran-pelanggaran praktek keperawatan, tidak terkecuali di tatanan area keperawatan gawat darurat. Caring dalam praktik keperawatan gawat darurat merupakan bagian yang tidak dapat dipisahkan dari profesionalitas kinerja seorang perawat gawat darurat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Penerapan Caring Perawat Pada Pasien Emergency Di Ruang UGD Rumah Sakit Kota Tegal. Hasil pada penelitian ini di dapatkan perilaku caring di dapatkan hasil baik 47 responden (96%) Lingkungan caring di dapatkan hasil baik sejumlah 39 responden (79%) dan administrasi caring di dapatkan hasil baik sejumlah 49 responden (100%). Kata Kunci: Caring, Perawat, Gawat Darurat
The Effect of Pregnant Women's Nutritional Intake on Birth Weight of Babies in Coastal Areas Budiyarti, Yuliani; Anwar, Wahyuni; Nursiah, Andi; Itsna, Ita Nur; Yusuf, Dian Mahendra
International Journal of Health Sciences Vol. 3 No. 4 (2025): IJHS : International Journal of Health Sciences
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/ijhs.v3i4.885

Abstract

Fetal growth and development during pregnancy are significantly influenced by the quality of maternal nutritional intake. Inadequate nutritional intake can lead to low birth weight (LBW), which increases the risk of various health complications, including developmental disorders, infections, and chronic diseases in adulthood. Coastal areas have specific social, economic, and cultural characteristics that can influence maternal dietary patterns during pregnancy, such as limited access to nutritious food or a reliance on certain seafood. Therefore, this study aims to evaluate the effect of maternal nutritional intake on birth weight in coastal areas. This study used an observational design with a cross-sectional approach. The sample consisted of 100 pregnant women who gave birth at a coastal community health center during January–June 2025, taken using a purposive sampling method. Data on nutritional intake were collected through a questionnaire that measured the frequency, type, and variety of food consumed during pregnancy, while birth weight was obtained from medical records. Data analysis was performed using the Pearson correlation test to determine the relationship between nutritional intake and birth weight, and linear regression to assess the effect of nutritional intake on infant weight. The results of the study showed a significant positive correlation between maternal nutritional intake and birth weight (r = 0.62; p < 0.01). Mothers who consumed a balanced diet, including protein, complex carbohydrates, vitamins, and minerals, tended to give birth to babies with normal birth weight. Conversely, mothers with less balanced nutritional intake had a higher risk of giving birth to babies with low birth weight. These findings emphasize the importance of nutrition education and providing nutritious food for pregnant women, especially in coastal areas, to support maternal and infant health and reduce the risk of neonatal complications associated with low birth weight.
Simulasi Penanganan Dini pada Kecelakaan di Lingkungan Sekolah Menengah Atas Itsna, Ita Nur; Geglorian, Theodora Rosaria; Satria, Ramadhan Putra
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 6 No 2 (2025): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v6i2.901

Abstract

Kecelakaan di lingkungan sekolah menengah atas (SMA) merupakan kejadian yang berpotensi menimbulkan cedera ringan hingga berat apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat. Penanganan dini yang sesuai dengan prinsip pertolongan pertama sangat penting untuk mencegah terjadinya komplikasi serta menurunkan tingkat keparahan cedera. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa serta tenaga pendidik dalam melakukan penanganan dini pada kecelakaan yang umum terjadi di lingkungan sekolah. Metode yang digunakan adalah simulasi penanganan kecelakaan, meliputi pemberian materi teori, demonstrasi, dan praktik langsung pertolongan pertama pada kondisi seperti luka, perdarahan, pingsan, dan cedera ringan. Evaluasi dilakukan melalui observasi keterlibatan peserta dan pengukuran pemahaman sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan kemampuan peserta dalam mengenali situasi darurat serta melakukan tindakan pertolongan pertama secara benar dan aman. Simulasi ini terbukti efektif sebagai media edukasi kesehatan dan keselamatan di sekolah. Diharapkan kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk membentuk kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi situasi kecelakaan.
Upaya Pencegahan Diabetes Mellitus Tipe 2 dengan Deteksi Dini Sindroma Metabolik pada Remaja Oktiawati, Anisa; Itsna, Ita Nur; Insani, Uswatun; Ni’mah, Jumrotun; Faisaluddin, Faisaluddin; Unayah, Maelia; Geglorian, Theodora Rosaria; Ristian, Mohamad Anggie; Efendi, Wisda Dwilina; Safira, Indi Anis
JABI: Jurnal Abdimas Bhakti Indonesia Vol 6 No 2 (2025): Desember
Publisher : UNIVERSITAS BHAMADA SLAWI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36308/jabi.v6i2.920

Abstract

Diabetes Mellitus Tipe 2 (DMT2) pada remaja mengalami peningkatan seiring perubahan gaya hidup yang tidak sehat dan meningkatnya kejadian sindroma metabolik. Sindroma metabolik merupakan kumpulan faktor risiko berupa obesitas sentral, hipertensi, dan gangguan metabolik yang berperan penting dalam terjadinya DMT2. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk melakukan upaya pencegahan DMT2 melalui deteksi dini sindroma metabolik pada remaja. Kegiatan dilaksanakan di SMK Famuba Muhammadiyah Lebaksiu Kabupaten Tegal dengan sasaran siswa kelas XII. Metode yang digunakan meliputi pemeriksaan tekanan darah, pengukuran berat badan, tinggi badan, lingkar perut, perhitungan indeks massa tubuh (IMT), serta pemeriksaan kadar gula darah sewaktu, disertai wawancara riwayat kesehatan. Jumlah responden yang mengikuti kegiatan sebanyak 152 siswa. Hasil kegiatan menunjukkan sebagian besar responden berada pada rentang usia 15–17 tahun dengan mayoritas berjenis kelamin perempuan. Sebagian besar siswa memiliki tekanan darah normal, namun ditemukan pula responden dengan hipertensi ringan, kecenderungan hipotensi, serta indikator risiko sindroma metabolik berdasarkan IMT, lingkar perut, dan kadar gula darah. Kegiatan ini meningkatkan pemahaman remaja mengenai faktor risiko DMT2 dan pentingnya deteksi dini sindroma metabolik. Deteksi dini yang disertai edukasi kesehatan menjadi strategi promotif dan preventif yang penting dalam mencegah perkembangan DMT2 pada remaja.