Abstrak: Tanah rawa gambut di wilayah Kelompok Tani Suka Maju memiliki tingkat keasaman tinggi dan daya ikat hara rendah, yang menjadi masalah produktivitas pertanian. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan solusi melalui sosialisasi konversi biomassa pascapanen menjadi pupuk biochar sebagai pupuk organik alternatif. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, dan workshop dari tim ahli yang melibatkan kelompok tani sebagai mitra, dengan jumlah peserta sebanyak 25 orang. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan biochar peserta sebesar 90%, peningkatan fungsi biochar 80%, serta jenis limbah biomasa untuk biochar 80%. Inovasi ini dinilai mampu memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kapasitas tukar kation, serta mendukung praktik pertanian berkelanjutan di lahan gambut.Abstract: The peat swamp soils in the Suka Maju Farmer Group area are highly acidic and have low nutrient retention, limiting agricultural productivity. This community service program aims to address the issue by promoting the conversion of post-harvest biomass into biochar as an alternative organic fertilizer. The activities included socialization, and workshops, involving farmer group as a mitra. The results showed an increase in participants' biochar knowledge by 90%, an increase in biochar function by 80%, and an increase in the type of biomass waste for biochar by 80%. This innovation is proven to improve soil structure, enhance cation exchange capacity, and support sustainable farming practices on peatlands.
Copyrights © 2025