Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis urgensi peran teknologi pendidikan dalam membentuk perilaku belajar siswa di lembaga pendidikan, khususnya di Madrasah Aliyah Negeri 1 Sekayu. Penelitian ini berfokus pada bagaimana teknologi mendorong motivasi, kemandirian, interaksi sosial, kolaborasi, kreativitas, serta berpikir kritis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus, agar mampu mengkaji fenomena secara mendalam dalam konteks nyata. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumen. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi pendidikan berperan signifikan dalam meningkatkan motivasi dan kemandirian belajar siswa; memperkuat interaksi sosial dan kemampuan kolaboratif; serta mendukung pengembangan kompetensi abad ke-21. Strategi integrasi teknologi dalam pendidikan perlu dirancang secara holistik, agar dapat mendorong perilaku belajar positif dan berkelanjutan sesuai tuntutan zaman.
Copyrights © 2025