Etnomedisin merupakan bagian dari kajian etnobotani yang menggambarkan pengetahuan lokal masyarakat dalam memanfaatkan tumbuhan sebagai alternatif pengobatan tradisional, termasuk untuk mengatasi nyeri. Tujuan ini untuk mengetahui jenis-jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat analgesik, oleh masyarakat di Desa Simpang Kanan, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif, serta teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, terhadap 20 responden. Hasil penelitian didapatkan 11 spesies tanaman yang dimanfaatkan sebagai analgesik. Bagian tumbuhan yang paling banyak digunakan adalah daun (45%), rimpang (35%), dan umbi (20%). Sementara itu, cara pengolahan yang paling umum adalah direbus (80%) dan ditumbuk (20%).
Copyrights © 2025