Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

PENYULUHAN PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI DESA WONODADI RW. 003 KECAMATAN GADINGREJO KABUPATEN PRINGSEWU TAHUN 2022 Diah Kartika Putri; Vicko Suswidiantoro; Mida Pratiwi; Yeni Aryanti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu( ABDI KE UNGU) Vol. 4 No. 3 (2022): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Ungu ( ABDI KE UNGU)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30604/abdi.v4i3.763

Abstract

Tingginya penggunaan antibiotik yang tidak tepat pada masyarakat disebabkan oleh kurangnya pengetahuan tentang antibiotik sehingga menyebabkan meningkatnya masalah resistensi antibiotik. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan wawasan masyarakat di Desa Wonodadi tentang penggunaan antibiotik yang baik dan benar. Metode yang dilakukan dalam kegiatan penyuluhan ini yaitu sosialisasi menggunakan leaflet dan menanyakan obat antibiotik yang sering digunakan oleh masyarakat. Kegiatan ini dilaksanakan di rumah salah satu warga yang bertempat di Dusun III Desa Wonodadi dan dihadiri sebanyak 40 orang yang didominasi oleh ibu-ibu. Hasil penyuluhan yang dilakukan diketahui masih banyaknya masyarakat khususnya ibu-ibu yang menyimpan antibiotik di rumah dan menggunakannya secara berlebihan. Penyuluhan Penggunaan Antibiotik ini di peroleh antibiotik tertinggi yang sering disimpan dan digunakan oleh masyarakat yaitu Amoxicillin. Acara berjalan dengan lancar dan ibu-ibu yang mengikuti pun mendengarkan dengan baik.
Pre-Dominance Herbs Medicine against Alzheimer’s Disease, In Vivo Studies: A Literature Review Vicko Suswidiantoro; Fikriya Ridlawati; Dewi Damayanti Abdul Karim; Mida Pratiwi; Riza Dwiningrum; Wina Safutri; Diah Kartika Putri; Iga Mayola Pisacha; Kaka Widi Rahayu
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 8, No S1: Supplement
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.011 KB) | DOI: 10.30604/jika.v8iS1.1728

Abstract

Objective: Alzheimer's disease is a progressive, unremitting, neurodegenerative disorder that affects wide areas of the cerebral cortex and hippocampus. Abnormalities are usually first detected in the brain tissue involving the frontal and temporal lobes, then slowly progressing to other areas of the neocortex. The study aimed: to summarise pre-dominance herbs medicine with neuroprotective effects for Alzheimer’s disease. Method: Searching at PubMed (during 2001-2021), the last research was performed in December 2001; relevant websites; and scanning of reference list of relevant articles. There were no language or publication restrictions. Search for keywords in MeSH (medical subject heading) with the words ‘Alzheimer’s disease, dementia, cognitive impairment, in vivo. Results: six plants medicine In vivo preclinical studies founds the medicinal plants have promising potential to prevent Alzheimer's disease. Abstrak: Objektif: Alzheimer yaitu penyakit degeneratif yang berhubungan dengan kerusakan saraf pada area cerebral cortex dan hippocampus. Gangguan ini dapat diketahui atau terdeteksi dari adanya perubahan pada lobus frontal dan temporal serta berkembang menuju neocortex. Tujuan: merangkum keunggulan tanaman obat herbal yang memiliki aktivitas neuroprotektif pada Alzheimer. Metode: pencarian data melalui PubMed (pada rentang tahun 2001-2021), pencarian dilakukan juga terkait penelitian yang relevan. Tidak ada batasan dalam pemilihan Bahasa. Pencarian dilakukan dengan memasukkan kata kunci pada MeSH (medical subject heading) berupa Alzheimer, dementia, gangguan kognitif, in vivo. Hasil: terdapat 6 tanaman herbal yang sudah dilakukan uji prekilins in vivo yang memiliki potensi menjanjika dalam pencegahan terjadinya Alzheimer
Uji Aktivitas Antibakteri Kombinasi Ekstrak Jahe Dan Ekstrak Lengkuas Merah Terhadap Bakteri Staphylococcus Aureus Safutri, Wina; Dwiningrum, Riza; Pratiwi, Mida; Mawarni, Iga
Jurnal Kesehatan Bakti Tunas Husada: Jurnal Ilmu-ilmu Keperawatan, Analis Kesehatan dan Farmasi Vol 24, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jkbth.v24i2.1394

Abstract

Peningkatan prevalensi global infeksi yang disebabkan oleh Staphylococcus aureus menekan masyarakat untuk menggunakan obat antibiotik. Penggunaan antibiotik dapat menyebabkan efek samping yang berbahaya oleh karena itu perlu adanya penggunaan obat alternatif alami. Penelitian ini bertujuan untuk melihat aktivitas kombinasi ekstrak jahe dan esktrak lengkuas merah sebagai obat alternatif alami dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen kuantitatif. Ekstrak kombinasi jahe dan lengkuas merah diperoleh dari metode maserasi menggunakan etanol 96%. Skrining fitokimia yang dilakukan yaitu uji flavonoid, terpenoid, tanin, dan saponin, sedangkan uji antibakteri terhadap Staphylococcus aureus dilakukan menggunakan metode difusi disk dengan variasi konsentrasi ekstrak kombinasi jahe dan lengkuas merah  80%:20%, 50%:50% dan 20%:80%. Hasil skrining fitokimia kedua esktrak positif mengandung flavonoid, terpenoid, tanin dan saponin. Adapun hasil zona hambat antibakteri secara berturut-turut yaitu 11,58±1,18mm, 4,46±0,70mm dan 2,95±0,45mm. Hasil uji statistik Kruskal Wallis didapatkan perbedaan rata – rata diameter zona hambat antar kelompok perlakuan dengan nilai (p 0,001). Selanjutnya pada uji Mann Whitney masing-masing konsentrasi memiliki perbedaan rata – rata zona hambat yang bermakna (p≤0,05) dalam menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus. Kombinasi ekstrak jahe dan lengkuas memiliki aktivitas antibakteri dengan zona hambat tertinggi pada konsentrasi 80%:20% yang masuk kedalam katagori kuat.
Formulasi Sediaan Krim Tabir Surya Ekstrak Etanolik Daun Leunca (Solanum Nigrum L.) Dan Uji Sun Protection Factor (SPF) Vicko Suswidiantoro; Dila Cindy Reptiana; Haikal Nur Islam; Hazballah Asy Syifa; Miftah Khoirun Nissa; Audya Zahra; Eva Nurul Baity; Wulan Cahya Indah; Wina Safutri; Riza Dwiningrum; Mida Pratiwi; Iga Mayola Pisacha
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1873

Abstract

Human skin is a very important organ because it is located on the outside of the body and functions to receive external stimuli such as touch, pain, and other influences. One cause of damage is ultraviolet (UV) rays. Leunca leaves (Solanum nigrum L.) have high antioxidant activity, which is associated with their flavonoid content, especially quercetin and kaempferol. The purpose of this study was to determine the characteristics of sunscreen cream preparations from ethanolic extract of leunca leaves (Solanum nigrum L.) and to determine the concentration of ethanolic extract of leunca leaves (Solanum nigrum L.) in cream preparations that provide good sunscreen potential based on the Sun Protection Factor (SPF) value. The method used was experimental in making sunscreen cream preparations with concentrations F1 (0.05%), F2 (0.10%), F3 (0.20%) and F4 (0.30%). Physical quality tests, organoleptic tests, homogeneity tests, Ph tests, spreadability tests, and adhesion tests were carried out. protection power test, viscosity test, cream type test and SPF value test. In the four formulations meet the physical quality test requirements that distinguish them are in the Sun Protection Factor (SPF) value. The best is in formulation 4, which is 2.19, which is included in the minimum protection
Studi Etnomedisin Tumbuhan Obat Untuk Pengobatan Pasca Persalinan di Desa Tanjung Harapan Lampung Tengah Riza Dwiningrum; Mida Pratiwi; Yenny Marthalena; Etik Purwanti
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.1935

Abstract

Etnomedisin merupakan ilmu yang mempelajari pengobatan dan keterampilan meracik obat tradisional berdasarkan budaya lokal masyarakat. Masyarakat di Desa Tanjung Harapan Kecamatan Anak Tuha Kabupaten Lampung Tengah masih menggunakan pengobatan tradisional untuk pasca persalinan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui jenis ramuan dan tumbuhan obat, bagian tumbuhan obat serta cara pemanfaatan tumbuhan obat pasca persalinan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah snowball sampling. Berdasarkan hasil wawancara dengan 12 informan didapatkan hasil bahwa terdapat 13 jenis ramuan dan 25 jenis tumbuhan obat bahan penyusun ramuan pasca persalinan dengan presentase ramuan tertinggi yaitu jamu beras kencur dan kunyit asam masing-masing dengan persentase 23 %, tumbuhan yang memiliki persentase tertinggi sebagai bahan penyusun ramuan obat pasca persalinan adalah jahe dengan persentase sebesar 12,24 %. Bagian tumbuhan obat yang paling sering digunakan yaitu daun dengan persentase 36%. Cara pemanfaatan yang paling banyak digunakan dengan cara diminum dengan persentase 60%. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu terdapat 13 jenis ramuan dan 25 jenis tumbuhan obat bahan penyusun ramuan yang digunakan untuk pengobatan pasca persalinan oleh masyarakat di Desa Tanjung Harapan Lampung Tengah.
Uji Aktivitas Antibakteri Kombinasi Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum (Wight) Walp.) Dengan Daun Kemangi (Ocimum x africanum L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Streptococcus mutans Riza Dwiningrum; Wina Safutri; Mida Pratiwi; Lintang Sevira
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2038

Abstract

Dental caries infection is one of the most common dental health problems and is caused by the activity of Streptococcus mutans bacteria. Treatment typically involves antibiotics, but irrational use of antibiotics can lead to resistance. Therefore, the development of natural-based treatments is needed. One of the plants utilized for this purpose is bay leaf (Syzygium polyanthum) and basil leaf (Ocimum × africanum). This research objective is to examine the antibacterial activity of the combination of bay leaf and basil leaf extracts against the growth of Streptococcus mutans. The research is a quantitative experimental laboratory study. The bay and basil leaves were extracted using maceration with 96% ethanol as the solvent, followed by phytochemical screening. Antibacterial testing toward Streptococcus mutans was conducted using the disc diffusion method with concentration ratios of 50%:50%, 60%:40%, and 70%:30%. Phytochemical screening of both extracts revealed the presence of flavonoids, saponins, tannins, and alkaloids. The results of the antibacterial test showed that the combination of bay leaf and basil leaf extracts exhibited antibacterial activity, indicated by the formation of clear zones around the paper discs, with average inhibition zone diameters of 6.15 mm (PI: 50%:50%), 8.8 mm (PII: 60%:40%), and 9.47 mm (PIII: 70%:30%), categorized as moderate activity. Based on a One-Way ANOVA test, a significance value of 0.000 (<0.05) indicated a significant difference among the different extract concentrations in inhibiting Streptococcus mutans. Further analysis using Tukey’s HSD test showed that the PIII treatment (70%:30%) differed significantly compared to the other treatment groups. In conclusion, the combination of bay leaf and basil leaf extracts has potential as an antibacterial agent against the growth of Streptococcus mutans.  
Evaluasi Pelayanan Informasi Obat Terhadap Kepuasan Pasien di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Ibu dan Anak Restu Bunda Teluk Betung Tahun 2025 Elsya Azis Suryani; Vicko Suswidiantoro; Mida Pratiwi; Diah Kartika Putri; Riesce Octa Verantika
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2147

Abstract

Pemberian informasi obat memiliki peranan penting dalam memperbaiki kualitas hidup dari pasien dan menyediakan pelayanan yang bermutu bagi pasien sehingga menurunkan ketidakpatuhan pasien. Kelengkapan pelayanan informasi obat pada pasien sangatlah berpengaruh terhadap kepuasan pasien, kepuasan pasien dapat dipengaruhi oleh beberapa hal diantaranya adalah pemberian informasi yang baik, keramahan tenaga kefarmasian, kecepatan pelayanan, ketersediaan obat, kebersihan ruang tunggu, serta ketersediaan media sebagai informasi obat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pelayanan informasi obat, Tingkat kepuasan pasien, dan hubungan pelayanan informasi obat terhadap kepuasan pasien rawat jalan di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Ibu dan Anak Restu Bunda Teluk Betung Tahun 2025. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan metode pendekatan kuantitatif. Populasi pada penelitian ini adalah pasien rawat jalan di RSIA Restu Bunda Teluk Betung Tahun 2025. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 110 pasien. Pengumpulan data menggunakan kuisioner. Analisis data menggunakan uji non-parametrik chi square untuk mengetahui hubungan antar variable. Hasil penelitian pelayanan informasi obat yang diberikan dengan kategori baik sebanyak 89 pasien (80,9%), Tingkat kepuasan pasien tergolong pasien merasa puas sebanyak 88 pasien (80%) Dan didapatkan hasil korelasi pearson signifikansi sebesar 0,021 (p 0,05). Berdasarkan hasil tersebut terdapat hubungan pelayanan informasi obat dengan kepuasan pasien di Instalasi Farmasi Rumah Sakit Ibu Dan Anak Restu Bunda Teluk Betung Tahun 2025.
Formulasi dan Evaluasi Sediaan Body Scrub Kombinasi Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum (Wight.) Walp. dan Beras Putih (Oryza sativa L. ) Sebagai Antioksidan Riza Dwiningrum; Mida Pratiwi; Vicko Suswidiantoro; Clarissa Helmavicha Amanda
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2247

Abstract

Body scrub is a cosmetic that acts as an exfoliator, which has the ability to remove dead skin cells and provide protection to the skin from free radical attacks. One of the natural ingredients that can be used as raw material for body scrub is bay leaf (Syzygium polyanthum (Wight.) Walp) and white rice (Oryza sativa L.) with flavonoids, tocopherols, and tocotrienols that act as natural antioxidants. The study purpose was: This study aims to determine the physical quality characteristics and antioxidant activity of bay leaf and white rice extract body scrub preparations using UV-Vis spectrophotometry. Materials and methods. The method used in the study was experimental in the laboratory by making three formulations of body scrub concentrations FI (3%,10%), FII (6%,10%), and FIII (9%,10%). Results: The results of the study stated that the three formulas met the requirements of the physical quality test, but did not meet the protective power test and the preparations had different antioxidant values, where the best formula that had a very strong antioxidant activity value was in formula III with an IC50 value obtained of 45.452, which was included in the very strong category. Conclusions. The research conducted is expected to be an initial reference for further researchers to conduct pharmacological activity tests such as antibacterial or anti-inflammatory in vivo to support the further benefits of the preparations made.
Studi Etnomedisin Tumbuhan Berkhasiat Obat Antidiabetes Pada Masyarakat Desa Panggung Rejo Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung Riesce Octa Verantika; Vicko Suswidiantoro; Wina Safutri; Mida Pratiwi; Elsya Azis Suryani
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2285

Abstract

Diabetes melitus menjadi salah satu masalah kesehatan dengan prevalensi yang terus meningkat di Kabupaten Mesuji, sehingga upaya pengelolaan pada penyakit ini perlu untuk ditingkatkan agar dapat menekan angka kejadian pada penyakit tersebut. Penggunaan etnomedisin dalam terapi diabetes melitus telah menjadi alternatif dalam pengobatan konvensional di berbagai budaya. Tujuan: Untuk menggali informasi terkait jenis tumbuhan, bagian tumbuhan serta cara pengolahan tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat Antidiabetes oleh Masyarakat Desa Panggung Rejo Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung. Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif Kualitatif dengan menggunakan metode Snowball Samplingdalam proses penggalian informasi yaitu pemilihan sampel dilakukan melalui informan kunci yang dipilih berdasarkan pengetahuan dan pemahamannya dalam pengobatan tradisional. Penelitian ini dilakukan melalui wawancara semi terstruktur pada Masyarakat Desa Panggung Rejo Kabupaten Mesuji Provinsi Lampung sebanyak 12 orang responden. Hasil: Didapatkan 13 jenis spesies tumbuhan yang digunakan sebagai obat Antidiabetes, tumbuhan yang paling banyak dimanfaatkan adalah tumbuhan Pandan dan jahe (14%). Bagian tumbuhan yang dimanfaatkan yaitu bagian daun (62%), buah (15%), rimpang (15%) dan batang (8%). Cara Pengolahan tumbuhan yang diterapkan oleh Masyarakat yaitu dengan cara direbus (77%) diblender (15%) dan diparut (8%). Kesimpulan: Secara ilmiah, tumbuhan-tumbuhan tersebut terbukti mengandung senyawa bioaktif yang berperan dalam menurunkan kadar gula darah, meningkatkan sensitivitas insulin, menghambat enzim pencernaan karbohidrat, serta melindungi sel β pankreas dari kerusakan akibat stres oksidatif.
Formulasi Krim Sunscreen Kombinasi Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) Dan Kulit Jeruk Manis (Citrus x aurantium L.) Dengan Uji Sun Protection Factor Vicko Suswidiantoro; Mida Pratiwi; Afi Sania Rosanti; Iga Mayola Pisacha; Catur Ari Wibowo; Miftah Khoiru Nissa; Dandi Firmansyah; Riska Ananda
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2423

Abstract

Paparan radiasi ultraviolet berlebih dapat menyebabkan berbagai masalah kulit seperti eritema, sehingga diperlukan tabir surya alami yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan mengevaluasi krim tabir surya kombinasi ekstrak daun kelor (Moringa oleifera L.) dan kulit jeruk manis (Citrus x aurantium L.) yang mengandung senyawa bioaktif sebagai antioksidan dan pelindung UV. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi, yaitu perendaman simplisia dalam etanol 96% selama 3 hari pada suhu ruang dengan pengadukan sesekali. Tiga formula krim (F1, F2, F3) dikembangkan dengan variasi konsentrasi ekstrak kombinasi. Evaluasi meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, viskositas, daya sebar, daya lekat, tipe krim, dan nilai Sun Protection Factor (SPF) secara in vitro menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil menunjukkan bahwa semua formula stabil secara fisik dan memenuhi persyaratan sediaan topikal. Nilai SPF tertinggi terdapat pada formula 1 sebesar 48,8 proteksi ultra, formula 2 sebesar 24,2, dan formula 3 sebesar 22,3. Dapat disimpulkan bahwa formula 1 dengan konsentrasi ekstrak tertinggi daun kelor 3% dan kulit jeruk manis 7% merupakan formula paling efektif dalam memberikan perlindungan terhadap sinar UV, dan kombinasi ekstrak daun kelor serta kulit jeruk manis memiliki potensi besar sebagai bahan aktif alami dalam formulasi krim tabir surya.