Penelitian ini mengkaji pemanfaatan teknologi digital sebagai media penilaian pembelajaran Pendidikan Agama Islam di era digital. Penilaian dalam PAI memiliki karakteristik khusus karena tidak hanya menilai aspek kognitif, tetapi juga mencakup aspek afektif dan psikomotorik yang berkaitan dengan internalisasi nilai-nilai keislaman dalam perilaku peserta didik. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis urgensi penggunaan teknologi digital dalam penilaian PAI, mengidentifikasi bentuk-bentuk pemanfaatannya, serta menjelaskan implementasi penilaian berbasis teknologi pada ranah kognitif, afektif, dan psikomotorik. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan (library research) dengan menganalisis berbagai sumber berupa buku, artikel jurnal, dan dokumen ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital, melalui tes online, portofolio digital, penilaian otomatis berbasis kecerdasan buatan (AI), serta penilaian berbasis proyek digital, mampu meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan objektivitas penilaian pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Selain itu, teknologi digital memungkinkan pelaksanaan penilaian yang lebih variatif, kontekstual, dan berkelanjutan, sehingga dapat mengakomodasi pengukuran kompetensi peserta didik secara lebih komprehensif. Kontribusi penelitian ini terletak pada penguatan konsep penilaian PAI berbasis teknologi digital sebagai alternatif strategis dalam membangun sistem evaluasi pembelajaran yang lebih relevan dengan kebutuhan pendidikan di era digital.
Copyrights © 2026