Pemerintah Indonesia mendorong "Asta Cita" untuk pembangunan berkelanjutan, mulai dari tingkat pusat hingga desa. Percepatan pembangunan desa perlu selaras dengan lingkungan. Namun, pemahaman eco-management construction masih minim. Padahal desa seperti Benelanlor memiliki potensi lahan hijau dan bahan alam, serta Peraturan Bupati Banyuwangi 11/2019 menekankan arsitektur lokal yang sejalan dengan prinsip lingkungan. Eco-management construction memiliki pendekatan holistik untuk meminimalkan dampak lingkungan. Implementasinya meliputi penilaian, perencanaan, dan perancangan berbasis ekologi, didukung oleh SOP Perencanaan Konstruksi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas dan pemahaman desa tentang eco-management construction melalui pendampingan partisipatif demi mutu bangunan yang lebih baik. Kegiatan ini melibatkan perangkat desa dan masyarakat dalam pelatihan konsep eco-management dalam konstruksi, pengenalan material ekologis, pelatihan penyusunan RAB praktis, hingga FGD dan workshop guna menyusun SOP Manajemen Green Construction sebagai pedoman pembangunan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini membantu memberikan pengetahuan baru dan penerapan praktis pada proyek konstruksi mereka namun tetap berlandaskan nilai ekologi.
Copyrights © 2026