Pembelajaran Al-Qur’an, khususnya tahsin dan tajwid, memiliki peran strategis dalam membentuk kompetensi religius peserta didik. Namun, pembelajaran tahsin dan tajwid di lembaga pendidikan Islam masih menghadapi berbagai kendala, seperti metode pembelajaran yang konvensional, rendahnya motivasi belajar, serta kesulitan peserta didik dalam memahami konsep tajwid yang bersifat abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi aplikasi Wordwall dalam pembelajaran tahsin dan tajwid di Yayasan Daarul Armina serta menganalisis dampaknya terhadap motivasi dan keterlibatan belajar peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian guru tahsin dan tajwid serta peserta didik. Teknik pengumpulan data meliputi observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Wordwall melalui tahapan perencanaan, pengembangan konten, pelaksanaan, dan evaluasi mampu menciptakan pembelajaran tahsin dan tajwid yang lebih interaktif, meningkatkan motivasi belajar, serta mempermudah peserta didik dalam memahami makharijul huruf dan hukum tajwid. Dengan demikian, Wordwall dapat menjadi media pembelajaran digital yang efektif dan relevan dalam pembelajaran Al-Qur’an di era digital.
Copyrights © 2026