Pembelajaran di madrasah ibtidaiyah menuntut guru untuk mampu menghadirkan proses belajar yang aktif, kontekstual, dan bermakna sesuai dengan karakteristik peserta didik. Namun, pada praktiknya masih banyak guru yang menggunakan media pembelajaran konvensional dan belum mengintegrasikan kearifan lokal secara optimal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru madrasah ibtidaiyah dalam mengembangkan media pembelajaran interaktif berbasis kearifan lokal melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR). Kegiatan dilaksanakan di MIN 1 Gresik dengan subjek guru madrasah ibtidaiyah sebagai mitra. Metode PAR dilakukan melalui tahapan perencanaan, tindakan, observasi, refleksi, dan tindak lanjut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan mampu meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta keaktifan guru dalam merancang media pembelajaran interaktif yang kontekstual. Media yang dikembangkan dinilai layak digunakan, sesuai dengan tujuan pembelajaran, serta mampu meningkatkan keterlibatan belajar peserta didik. Implementasi media di kelas menunjukkan hasil yang positif dan berkelanjutan. Dengan demikian, pelatihan pengembangan media pembelajaran interaktif berbasis kearifan lokal terbukti penting sebagai upaya peningkatan kualitas pembelajaran dan penguatan identitas budaya di madrasah ibtidaiyah
Copyrights © 2026