Pembangunan desa pesisir menuntut penguatan kapasitas sosial, ekonomi, dan ekologis masyarakat agar mampu beradaptasi terhadap perubahan sosial dan tantangan global. Organisasi komunitas pesisir memiliki peran strategis sebagai penggerak pembangunan berbasis partisipasi masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses dan hasil kegiatan pengabdian masyarakat dalam penguatan Organisasi Komunitas Tegalsari Maritim (KTM) di Desa Sidodadi, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang. Kegiatan dilaksanakan pada Oktober–Desember 2025 dengan pendekatan partisipatif, sosial ekologis, Asset-Based Community Development (ABCD), serta pemanfaatan inovasi dan teknologi digital. Metode kegiatan meliputi forum rembuk komunitas, pelatihan manajemen organisasi, pengelolaan sumber daya maritim berkelanjutan, kewirausahaan, dan literasi digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat, terbentuknya struktur organisasi KTM yang lebih solid, berkembangnya jaringan kemitraan dengan pemerintah, LSM, akademisi, dan pelaku usaha, serta meningkatnya kapasitas sosial ekologis anggota komunitas. Kegiatan ini juga mendorong pengembangan program berbasis potensi lokal, seperti konservasi mangrove, ekowisata pesisir, dan penguatan ekonomi rumah tangga. Secara keseluruhan, penguatan organisasi KTM terbukti efektif dalam mewujudkan komunitas pesisir yang berdaya, mandiri, dan berkelanjutan serta mendukung pembangunan desa berbasis otonomi dan kearifan lokal.
Copyrights © 2026