Dalam rangka membekali keterampilan siswa ABK, SLB Yakalimu berupaya membangun ekosistem pembelajaran vokasi yang produktif, salah satunya di bidang pertanian. Namun, pelatihan pertanian konvensional yang pernah dilakukan terkendala keterbatasan lahan dan mobilitas siswa. Selain itu, belum tersedia pelatihan pengemasan hasil pertanian sebagai keterampilan bernilai tambah, serta program parenting yang terarah untuk memperkuat dukungan keluarga. Untuk menjawab masalah tersebut, program pengabdian ini memfokuskan solusi pada penguatan sarana praktik pertanian yang lebih adaptif di lingkungan sekolah, peningkatan keterampilan budidaya dan pengemasan hasil, serta penguatan dukungan keluarga melalui seminar parenting. Kegiatan dilaksanakan bersama SLB YAKALIMU dan Dispangtan Purwakarta melalui tahapan koordinasi kebutuhan mitra, penyiapan sarana pendukung, pelatihan berbasis praktik dan pendampingan teknis, pelatihan pengemasan hasil pertanian, serta seminar parenting bagi orang tua. Evaluasi capaian dilakukan dengan pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan pada setiap sesi. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan pada seluruh materi baik pengetahuan tentang parenting, pengemasan dan budidaya hidroponik. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran vokasional pertanian berbasis praktik, didukung sarana memadai dan keterlibatan orang tua, berpotensi memperkuat kemandirian ABK serta membuka peluang aktivitas produktif di sekolah. Ke depan, diperlukan pendampingan lanjutan dan perintisan unit usaha sekolah agar keterampilan yang terbentuk berkelanjutan dan berdampak ekonomi.
Copyrights © 2026