Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Penerapan Model Blended Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mahasiswa Agroindustri Politeknik Negeri Subang Destiana, Irna Dwi; Rahayu, Wiwik Endah; Mukminah, Nurul; Yudianto, Oyok
EDUFORTECH Vol 4, No 2
Publisher : Program Studi Pendidikan Teknologi Agroindustri, UPI (Universitas Pendidikan Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/edufortech.v4i2.19371

Abstract

Blended learning adalah model pembelajaran yang menggabungkan antara pembelajaran tatap muka (face- to- face) dengan e-learning. Tujuan dari penerapan model pembelajaran ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa Agroindustri khususnya pada mata kuliah Teknologi Pascapanen. Metode penelitian yang digunakan adalah metode pengembangan berbasis deskriptif kualitatif dan data kualitatif dengan membandingkan hasil belajar mahasiswa pada pembelajaran konvensional dan dengan berbasis e-learning (google classroom). Penelitian ini menggunakan purposive sampling, sampel yang digunakan adalah mahasiswa kelas Agroindustri 1 semester 2 pada mata kuliah Teknologi Pascapanen. Langkah-langkah penelitian terdiri dari persiapan, pembelajaran secara konvensional, diseminasi blended learning, pembukaan kelas online, pertemuan tatap muka, dan evaluasi penerapan blended learning. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi perbedaan yang cukup tinggi antara pembelajaran konvensional dan pembelajaran berbasis blended. Peningkatan nilai N gain dari pembelajaran konvensional (0,42), Blended 1 (0,69) dan blended 2 (0,87). Berdasarkan hasil dan pembahasan disimpulkan bahwa penerapan blended learning dapat meningkatkan hasil belajar mahasiswa Agroindustri pada mata Kuliah Teknologi Pascapanen serta mahasiswa merasa puas dan setuju bahwa Blended Learning efektif dan efisien untuk diterapkan.
PERBANDINGAN KUALITAS GIZI DAN DAYA TERIMA COOKIES BERBAHAN DASAR LABU KUNING (Curcubita Moschata Durch) DENGAN KABOCHA (Curcubita maxima) Rahayu, Wiwik Endah; Romalasari, Atika
Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa Vol 2, No 2 (2019)
Publisher : UPPM Polsub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31962/jiitr.v2i2.49

Abstract

Labu kuning dan kabocha banyak ditemukan di daerah Subang dan pemanfaatannya belum maksimal dilakukan. Pemanfaatan labu kuning menjadi cookies merupakan salah satu cara meningkatkan nilai dari tanaman labu. Metode penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak dengan 3 ulangan dan 3 perlakuan. Perlakuan terdiri dari : Tidak ditambah puree labu (P1), Penambahan puree labu kuning sebanyak 10 % (P2), Penambahan puree kabocha sebanyak 10 %  (P3)  . Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah proksimat (kadar air, kadar abu, protein, lemak dan karbohidrat) dan daya terima konsumen melalui uji hedonik. Berdasarkan analisis proksimat yang dilakukan, perlakuan yang diberikan memberikan pengaruh nyata terhadap kadar air, kadar abu, protein, lemak yang dihasilkan tetapi tidak berpengaruh terhadap kandungan karbohidrat pada cookies. Panelis lebih menyukai cookies perlakuan P1 pada segi rasa dan kerenyahan tetap lebih menyukai cookies pada perlakuan P2 dan P3 dari segi warna.
DAYA TERIMA DAN ANALISIS EKONOMI KAMABOKO JENIS IKAN LAUT DALAM MENINGKATKAN NILAI TAMBAH PRODUKSI IKAN SUBANG Rahayu, Wiwik Endah
Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa Vol 3, No 1 (2020)
Publisher : UPPM Polsub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31962/jiitr.v3i1.52

Abstract

Subang adalah salah satu kabupaten penghasil ikan laut di Jawa Barat. Potensi hasil ikan laut yang besar di Subang merupakan modal dalam peningkatan nilai tambah dan diversifikasi produksi ikan di Subang. Kamaboko adalah salah satu olahan ikan yang banyak digemari oleh masyarakat. Kamoboko dapat dibuat dari berbagai jenis ikan terutama ikan yang berdaging putih dan berprotein tinggi. Ikan tenggiri (Scomberomorus commerson), ikan sebelah (Psettodes erume) dan ikan manyung (Arius thalassinus) banyak dihasilkan di Subang dan merupakan ikan berdaging putih. Daya terima dan analisis ekonomi usaha kamaboko berbahan dasar ikan tenggiri, sebelah dan manyung bisa menjadi alternatif dalam pengembangan produk ikan di Subang. Hasil organoleptif menunjukkan bahwa warna, rasa, aroma dan tekstur yang diuji berbda nyata pada setiap perlakuan. kamaboko berbahan dasar ikan tenggiri banyak disukai oleh panelis dari segi warna, rasa, aroma dan tekstur dibandingkan dengan ikan lain. Rendemen kamaboko paling tinggi dihasilkan dari kamaboko berbahan darar ikan tenggiri yaitu sebesar 94,18 %.  Hasil analisis ekonomi kamaboko berbahan dasar ikan tenggiri menghasilkan keuntungan lebih besar dibandingkan ikan lainnya. Net B/C Rasio ikan tenggiri sebesar 1,25 sehingga layak untuk diusahakan.
Inovasi Teknologi Pakan Komplit (Complete Feed) Sapi Potong Berbasis Limbah Agroindustri di Kabupaten Subang Nurul Mukminah; Irna Dwi Destiana; Wiwik endah Rahayu; Enceng Sobari
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat (MEDITEG) Vol 4 No 1 (2019): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MEDITEG
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (P3M) Politeknik Negeri Tanah Laut (Politala)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34128/mediteg.v4i1.45

Abstract

Rendahnya produktivitas sapi di KTT Budi Asih disebabkan mahalnya harga konsentrat dan minimnya nutrisi pakan yang diberikan. Salah satu satu alternatif bahan pakan yang dapat digunakan untuk mengatasi kendala tersebut yaitu penggunaan limbah agroindustri yang melimpah dan belum termnafaat di Kabupaten Subang. Oleh sebab itu perlu upaya untuk pembuatan pakan berbasis limbah agroindustri yang murah, bernutrisi, dan kontinyu. Tujuan dari pengabdian ini adalah memanfaatkan limbah agroindustri berupa ampas kecap sebagai bahan penyusun complete feed solusi pakan mahal dan memberikan penyuluhan serta pelatihan pembuatan complete feed kepada masyarakat. Luaran yang hendak dicapai adalah meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan peternak untuk pengembangan dan pembuatan complete feed dari limbah agroindustri. Metode dalam pengabdian ini adalah FGD dengan peternak, penyuluhan pelatihan pembuatan pakan, penyerahan pakan komplit, monitoring dan evaluasi. Berdasarkan hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilaksanakan, dapat disimpulkan bahwa pelatihan pembuatan complete feed dengan menggunakan limbah agroindustri dapat menekan biaya produksi serta meningkatkan produktivitas ternak berupa peningkatan PBBH. Kata Kunci : KTT Budi Asih, Limbah agroindustri, Pakan komplit, sapi potong
Pengaruh penambahan sari nanas terhadap karakteristik kimia dan sensori minuman teh cascara Wiwik Endah Rahayu; Rita Purwasih; Dandy Hidayat

Publisher : Program Studi Ilmu dan Teknologi Pangan, Universitas Yudharta, Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35891/tp.v11i2.1900

Abstract

Cascara tea is a drink made from dry coffee skin from coffee beans stripping process result. The aim of this research is to study the effect of pineapple juice on chemical characteristics (Total Tated Acid (TAT), vitamin C, pH) and sensory test results of cascara tea drinks. The experimental design used was a complete randomized design with 3 treatment and 3 replications. The treatment used is T1: Control (without adding pineapple juice), T2: Add pineapple juice 25 %, T3: Add pineapple juice 35 %. The parameters observed are the chemical characteristics of TAT, vitamin C, and pH, also sensory test of color, taste, aroma, and overall appearance. The resulting data was analyzed by Variant Analysis (ANOVA) with a significance level of 5% and continue with the Duncan test. The results of experiments showed a addition of pineapple juice gave a significant value of TAT, vitamin C, and pH of cascara tea drinks (P <0.05). Sensory test results showed that pineapple juice addition gave significant value (P <0.05) for aroma, taste, and appearance overal and no significant effect (P> 0.05) for the color. 35 % addition of cascara tea liked by panelis.
Pengaruh waktu aplikasi dan konsentrasi penambahan sari buah jambu biji merah (Psidium guajava L.) terhadap kefir susu kambing Wiwik Endah Rahayu; Siti Halimatu Sa’diyah; Atika Romalasari

Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Yudharta Pasuruan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.756 KB) | DOI: 10.35891/agx.v11i1.1887

Abstract

Red guava is generally processed into fruit juice. Fruit juice can be used as an additional ingredient in making goat milk kefir to increase public interest in goat milk. The purpose of this study was to determine the effect of application time and concentration of addition of red guava juice on levels of TAT, vitamin C, pH and hedonic kefir test. The research method used completely randomized design (CRD) with 4 treatments 3 replications. The treatments given are giving fruit juice before fermentation with 10% concentration (P1), giving fruit juice before fermentation with 30% concentration (P2), giving fruit juice after fermentation with 10% concentration (P3) and giving fruit juice after fermentation with 30% concentration (P4). Data analysis for TAT, vitamin C, pH and hedonic test parameters analyzed by ANOVA followed by duncan tests. Application time and concentration of addition of red guava juice have a significant effect on TAT, Vitamin C and pH.. Based on the hedonic test results, the combination of adding fruit juice after fermentation with 30% concentration has the highest value with a color test value of 3.55 (like moderately), aroma 2.98 (neither like), a taste of 3.53 (like moderately), thickness of 3.29 (neither like) and overall like 3,6 (like moderately). Addition of juice after fermentation with a concentration of 30% has TAT ​​(1.65%), Vitamin C (94.13 mg) and pH (4.00).
DAYA TERIMA VARIAN RASA KOKTAIL BUAH NANAS (Ananas comosus L. Merr) DALAM MENUNJANG DIVERSIFIKASI PRODUK Wiwik Endah Rahayu; Nurul Mukminah; Atika Romalasari
Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31962/jiitr.v1i1.12

Abstract

Pineapple (Ananas comosus L.Merr) is one of prime product in Subang district. High production and low price make pineapple potential to be developed. Variations of pineapple cocktails’s flavor will provide an alternative to consumers in selecting products. The research used Complete Random Factorial Design method with 2 treatments, sugar concentration and different cocktail flavor. Sugar concentrations used were 20% (K1) and 30% (K2) of sugar while the flavor varians were original with the addition of cloves and cinnamon (R1), citrus flavor (R2) and rujak flavor (R3). Analysis conducted include measurement of pH and organoleptic test. The pH content was not significant (P> 0,05) on the treatment of sugar concentration. pH of K1 is 4,33 and K2 is 4,34 R3 gave higher pH value (P> 0,05) (5,36) than R1 (3,80) and R2 (3,69). Sugar concentration give very signifficant effect (P<0,01) on total soluble solid. Interaction between sugar concentration and flavor varians was not significant. The result of organoleptic test of respondents refer to K2R2 (sugar concentration 30% and citrus flavor).
POTENSI TEPUNG CEKER DAN LEHER AYAM SEBAGAI FOOD INGREDIENT DAN SUMBER PANGAN FUNGSIONAL Rita Purwasih; Wiwik Endah Rahayu
Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa Vol 1, No 2 (2018)
Publisher : Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31962/jiitr.v1i2.56

Abstract

Chicken feet and neck bones flour are the products of live stock which have a high protein and mineral content. However, they have not been utilized functionally, while they have a potential as a food ingredient and functional food source. Therefore, it is necessary to make efforts to utilize the chicken feet and neck bones flour as functional food products and new food ingredients. Both chicken feet and neck bones flour can be mixed with other raw materials which have a potential function as food sources for energy. The addition of protein and minerals from the both chicken feet and neck bones flour are expected to be able to increase the nutritional value of a product, especially for the protein and mineral content. Thus, the product is not only as an energy source but also as a source of protein and minerals. Moreover, functional food development is not only beneficial for consumers but also as an opportunity for the food industry and government
PENGGUNAAN MEDIA TANAM DAN PUPUK NPK TERHADAP HASIL RUMPUT TEKI (Cyperus rotundus) SERTA ANALISA KANDUNGAN KERIPIK OLAHANNYA Wiwik Endah Rahayu; Atika Romalasari
Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Jurnal Ilmiah Ilmu dan Teknologi Rekayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31962/jiitr.v2i1.27

Abstract

Nut grass is Cyperaceae group and underestimated its existence. Nut grass has many benefits so  potential to be developed. This study aims to determine the effect of planting media and the addition of NPK fertilizer to the growth of the nut grass and find out the nutrient content of chips made from nut grass tuber. The design of this study was factorial complete randomized design (RAL) which consisted of two factors. First factor is Planting Media, consist of M1 = soil, M2 = Soil: Sand (2: 1), M3 = Soil: Compost Fertilizer (2: 1) and M4 = Soil: Cage Fertilizer (2: 1) and second factor is fertilizer dosage NPK 15: 15: 15 with the level P1 = Without NPK fertilizer, P2 = 5 g NPK fertilizer, P3 = 10 g NPK fertilizer. Research result showed that the media significantly affected the number of clumps, root weight, clump weight, overall weight and number of flowers but did not significantly affect the height, number of tubers and tuber weight. Fertilizer significantly affected the number of clumps, root weight, clump weight, overall weight, number of flowers, number of tubers and tuber weight but did not significantly affect the height at P≤0.05 level. Interaction between planting media and NPK fertilizer did not significantly affect all parameters. Keywords: Chips, NPK Fertilizer, Nut Grass, Planting Media
ANALISIS KELAYAKAN USAHA AGROINDUSTRI PAKAN TERNAK KOMPLIT (FEED COMPLETE): STUDI KASUS DI KABUPATEN SUBANG Ferdi Fathurohman; Nurul Mukminah; Rita Purwasih; Enceng Sobari; Wiwik Endah Rahayu; Atika Romalasari; Irna Dwi Destiana
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol 9 (2018): Industrial Research Workshop and National Seminar
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (822.192 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v9i0.1089

Abstract

Pengolahan hijauan makanan ternak dan bahan pakan lainnya menjadi pakan ternak komplit dapat menjadipeluang usaha agroindustri untuk memberikan nilai tambah dari hijauan makanan ternak. Pengolahan hijauanmakanan ternak diwilayah Kabupaten Subang dapat menjadi alternatif untuk meningkatkan pendapatanmasyarakat khususnya peternak. Oleh karena itu maka perlu dilakukan analisis finasial usaha terhadap produkagroindustri hijauan makanan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui analisis finansial usaha pakanternak komplit. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Subang dari bulan Juli sampai dengan September2017. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan cara langsung membuat produkagroindustri pakan ternak komplit dan menghitung aspek finansial usahanya. Hasil perhitungan analisisfinansial diperoleh hasil Break Even Point sebesar 1200 kemasan / karung, Net Present Value bernilai positifatau lebih besar dari nol sebesar Rp 110.000.000,- Internal Rate of Return sebesar 45% lebih besar dari nilaiMARR dan suku bunga aktual, Payback Period selama 2.5 tahun tidak melebihi periode usaha yangdirencanakan. B/C Ratio 1.4 yang nilainya lebih besar dari 1. Sehingga dari sisi finansial usaha agroindustrihijauan makanan ternak menjadi pakan ternak komplit layak untuk dijalankan. Analisis sensitivitas yangdilakukan dengan pendekatan pengaruh inflasi sebesar 8.79% tidak berpengaruh terhadap usaha agroindustripakan ternak komplit.