Malnutrisi pada anak masih merupakan masalah kesehatan masyarakat yang krusial secara global. Di Indonesia, stunting masih menjadi permasalahan kesehatan utama, di mana Kabupaten Jember tahun 2022 memiliki angka stunting tertinggi di Jawa Timur. Kejadian stunting di Desa Sukorambi menduduki peringkat 1 Kabupaten Jember yaitu 19,10%. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kader dan masyarakat Desa Sukorambi tentang pijat bayi, serta meningkatkan pengetahuan tentang pemanfaatan pangan fungsional berbasis protein pada balita menjadi yogurt melalui pemberdayaan perempuan masyarakat. Metode yang digunakan adalah presentasi/ceramah dan demonstrasi yang ditujukan kepada kader Posyandu. Tahap tahap yang digunakan dalam metode yang pertama yaitu pendekatan lahan, pelaksanaan Pelatihan Pijat Bayi dan Pembuatan yogurt skala rumah tangga, evaluasi pelatihan dan penerapan program yogurt dan pijat bayi di posyandu dan yang terakhir adalah evaluasi program dengan masyarakat dan kader. Hasilnya menunjukkan bahwa pelatihan ini mampu memberikan dampak yang baik terhadap pengetahuan dan penerapan pijat bayi pada balita untuk menstimulasi perkembangan. Selain itu, pelatihan pengolahan susu menjadi Yogurt berhasil diterapkan sebagai makanan tambahan pada balita di Posyandu Desa Sukorambi. Pengolahan susu menjadi Yogurt juga memberikan pengetahuan dan perubahan perilaku balita dalam mengonsumsi pangan berprotein tinggi. Kendala yang dihadapi adalah kurangnya kepercayaan diri kader dalam mempraktikkan pijat bayi, sehingga diberikan tutorial video dan konsultasi.
Copyrights © 2026