Peningkatan biaya operasional dan keterbatasan daya beli masyarakat menyebabkan 15 lembaga pendidikan swasta di Kota Serang kesulitan menetapkan harga layanan pendidikan yang kompetitif dan berkelanjutan, sehingga penerimaan siswa baru cenderung rendah dan terjadi defisit operasional. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas 50 pengelola pemasaran, tata usaha, dan keuangan dalam merumuskan strategi penetapan harga berbasis biaya, nilai, dan persaingan melalui seminar interaktif dan simulasi studi kasus. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi selama 3 jam, diskusi kelompok, simulasi analisis biaya dan benchmarking harga, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test, observasi partisipasi, dan survei kepuasan peserta. Hasil menunjukkan peningkatan skor rata-rata dari 55 menjadi 79 (kenaikan 42%), partisipasi aktif 92%, kepuasan 4,3 dari 5, serta 76% lembaga mulai mengimplementasikan strategi subsidi silang dan penyesuaian harga berbasis kompetitor satu bulan setelah kegiatan. Kegiatan ini berdampak pada tersusunnya 50 modul panduan pricing yang aplikatif dan penguatan komitmen lembaga dalam pengelolaan harga yang lebih akuntabel dan inklusif bagi masyarakat berdaya beli terbatas.
Copyrights © 2026