Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi nilai-nilai pendidikan karakter yang terkandung dalam tradisi lisan Bobaso masyarakat Tobelo, Halmahera Utara, serta menganalisis potensinya sebagai sumber pendidikan karakter di SMP/MTs. Bobaso adalah nyanyian tradisional berbalasan yang mengandung pesan moral, nasihat, dorongan, perumpamaan, dan terkadang sindiran halus. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif etnografi dengan teknik pengumpulan data berupa observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan analisis teks nyanyian Bobaso. Informan utama adalah Mama Priska Banari (Pere) dan para pelaku tradisi Bobaso di Kecamatan Tobelo, Kabupaten Halmahera Utara. Hasil penelitian mengidentifikasi setidaknya enam nilai karakter utama yang terkandung dalam Bobaso, yakni: (1) kesantunan dan tata krama sosial, (2) gotong royong dan kebersamaan, (3) kearifan dan kebijaksanaan hidup, (4) kreativitas dalam komunikasi, (5) empati dan kepedulian, serta (6) penghargaan terhadap sesama. Keenam nilai ini berkorelasi dengan nilai-nilai utama pendidikan karakter dalam Profil Pelajar Pancasila yang menjadi landasan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini merekomendasikan pemanfaatan Bobaso sebagai media pembelajaran karakter yang autentik di sekolah, baik melalui pengenalan tradisi dalam mata pelajaran Seni Budaya maupun integrasi nilai-nilainya dalam program penguatan pendidikan karakter (PPK).
Copyrights © 2026