Pembiasaan literasi digital di sekolah dasar menjadi bagian penting dalam penguatan minat baca dan kemampuan berpikir kritis siswa pada era transformasi pendidikan. Namun, kajian yang mengeksplorasi pengalaman langsung siswa dalam implementasi literasi digital masih terbatas. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengalaman siswa sekolah dasar dalam pembiasaan literasi digital melalui pemanfaatan Literacy Cloud untuk memperkuat minat baca dan berpikir kritis. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi dan dilaksanakan pada siswa kelas III di SDN Percobaan 2 Malang. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan literasi digital melalui Literacy Cloud memberikan pengalaman belajar yang menarik dan kontekstual, meningkatkan keterlibatan siswa dalam kegiatan membaca, serta mendorong munculnya indikator berpikir kritis seperti kemampuan bertanya, mengemukakan pendapat, dan merefleksikan isi bacaan. Simpulan penelitian menegaskan bahwa pembiasaan literasi digital berbasis Literacy Cloud berkontribusi secara bermakna terhadap penguatan minat baca dan kemampuan berpikir kritis siswa. Penelitian ini merekomendasikan eksplorasi lebih lanjut pada jenjang kelas berbeda atau melalui pendekatan metodologis lain untuk menguji keberlanjutan dampaknya dalam jangka panjang.
Copyrights © 2026