Anak usia dini merupakan fase perkembangan optimal di mana mereka memiliki rasa ingin tahu yang tinggi dan aktif mengeksplorasi lingkungan. Kegiatan Pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan problem solving dan motorik halus anak melalui kegiatan bermain sambil belajar. Metode yang digunakan adalah transfer of training, yang terdiri dari tiga sesi: pre-test, latihan, dan post-test. Pada sesi pre-test dan post-test, anak diminta menyusun puzzle dengan pencatatan waktu, sementara sesi latihan diberikan tanpa tekanan waktu untuk membantu anak-anak memahami pola dan strategi penyusunan puzzle. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai signifikansi sebesar .043 (p-value < .05), yang mengindikasikan adanya perbedaan signifikan antara sesi 1 dan sesi 3 dalam waktu penyelesaian puzzle. Kelebihan metode ini adalah tahap pelaksanaan yang mudah, alat yang sederhana (hanya stopwatch), serta permainan yang disukai anak-anak. Namun, pengulangan tiga kali dapat menimbulkan kebosanan bagi peserta.
Copyrights © 2026