Penelitian bertujuan memahami preferensi siswa sekolah dasar dalam mengeksplorasi lanskap budaya pesisir Cilacap, menganalisis pengetahuan mereka tentang makhluk hidup lokal, serta menggali pemahaman interaksi ekologis antarspesies. Pendekatan pedagogi-ekologi esensial untuk mengembangkan ecoliteracy berkelanjutan di kawasan pesisir yang kaya biodiversitas namun rentan degradasi lingkungan. Metode kualitatif partisipatif diterapkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumen pada siswa di SD Negeri Ujungalang 01 & 02, Desa Ujungalang, Kecamatan Kampung Laut, Cilacap. Hasil mengungkap preferensi eksplorasi utama via aktivitas bermain alamiah dan interaksi langsung dengan biota pesisir, diiringi kesenjangan pemahaman ekologis mendalam. Implikasi praktis mencakup desain kurikulum kolaboratif pedagogi-ekologi, seperti modul pembelajaran berbasis eksplorasi lapangan terintegrasi dengan narasi budaya lokal, pelatihan guru untuk fasilitasi interaksi siswa-biota, serta rekomendasi kebijakan pendidikan lingkungan berbasis komunitas pesisir guna memperkuat ecoliteracy dan resiliensi ekosistem sejak dini.
Copyrights © 2026