Sindrom metabolik (MetS) merupakan salah satu permasalahan kesehatan global yang memerlukan perhatian serius. Kadar glukosa darah dan tekanan darah yang meningkat menjadi indikator utama sindrom metabolik sehingga pemantauan sejak dini sangat penting untuk mencegah perkembangan penyakit yang lebih berat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melakukan skrining kesehatan melalui pemantauan glukosa darah sewaktu dan tekanan darah pada masyarakat Negeri Kamal, Kabupaten Seram Bagian Barat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi yang dilakukan melalui koordinasi lintas sektor, khususnya dengan pihak puskesmas dan pemerintah desa setempat. Pelaksanaan kegiatan mencakup pemeriksaan tekanan darah dan glukosa darah menggunakan alat digital dan metode point of care testing (POCT), serta pemberian konsultasi medis kepada peserta yang memiliki riwayat diabetes melitus dan hipertensi. Tahap evaluasi dilaksanakan pada akhir kegiatan sebagai bentuk umpan balik untuk perbaikan pelaksanaan kegiatan serupa di masa mendatang. Hasil kegiatan menunjukkan keterlibatan 52 peserta dewasa yang didominasi oleh kelompok lanjut usia dan perempuan. Mayoritas peserta memiliki kadar glukosa darah dalam batas normal, namun sebesar 5,8% teridentifikasi berisiko mengalami diabetes. Sementara itu, hasil pemeriksaan tekanan darah menunjukkan adanya peserta dengan hipertensi hingga kategori hipertensi grade 3, yang mengindikasikan perlunya penguatan upaya pencegahan dan deteksi dini faktor risiko sindrom metabolik.
Copyrights © 2026