Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesesuaian bidang keahlian yang diajarkan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan potensi unggulan daerah di Kabupaten Luwu Utara. Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya pendidikan kejuruan dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja lokal dan regional. Metode yang digunakan adalah model evaluasi CIPP (Context, Input, Process, Product), didukung oleh analisis potensi wilayah menggunakan pendekatan LQ, tipologi Klassen, dan kesesuaian lahan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi unggulan daerah di Kabupaten Luwu Utara meliputi sektor pertanian, kehutanan dan Perikanan. Namun, sebagian besar SMK di daerah tersebut belum sepenuhnya menyesuaikan bidang keahliannya dengan potensi unggulan tersebut. Kondisi ini menghambat pengembangan SDM lokal untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja yang relevan. Penelitian ini merekomendasikan sinkronisasi kurikulum SMK dengan potensi unggulan daerah serta peningkatan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan industri. Langkah-langkah ini diharapkan dapat meningkatkan relevansi pendidikan kejuruan, menekan angka pengangguran, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal secara berkelanjutan
Copyrights © 2026