Penelitian ini mengidentifikasi permasalahan dalam ketertarikan siswa terhadap pembelajaran seni rupa yang masih rendah, serta minimnya media pembelajaran yang menarik, khususnya pada pemahaman konsep gambar perspektif satu titik di kalangan siswa kelas IV SDN 060926 Medan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efektivitas penggunaan media audiovisual yang berbasis Filmorashare dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada materi perspektif satu titik. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain One-Control Group Pretest-Posttest. Dalam desain ini, satu kelompok siswa dilaksanakan pretest sebelum menerima perlakuan dan posttest setelah perlakuan untuk mengukur perubahan kemampuan siswa. Hasil pretest menunjukkan nilai rata-rata sebesar 50,95, yang menandakan pemahaman yang masih rendah dan belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Namun, setelah penggunaan media audiovisual, nilai rata-rata posttest pertama meningkat menjadi 69,57, meskipun masih di bawah KKM. Pada posttest kedua, terjadi lonjakan yang signifikan dengan rata-rata mencapai 93,76, menunjukkan pemahaman siswa yang tinggi dan telah memenuhi KKM. Berdasarkan analisis data, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media audiovisual berbasis Filmorashare memiliki efektivitas yang signifikan dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SD 060926 Medan, khususnya pada materi seni rupa perspektif satu titik. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan metode pembelajaran yang lebih menarik.
Copyrights © 2025