Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran Make A Match Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V UPT SDN 064976 Medan Tembung. Metode yang digunakan adalah jenis penelitian kuantitatif eksperimen dengan metode Quasi Eksperimen Design dengan tipe Non-Equivalent Control Group Design. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas V-A dan V-B. Populasi yang digunakan pada penelitian di kelas V dengan total keseluruhan siswa sebanyak 44 siswa, yang teridiri dari kelas V-A berjumlah 20 siswa sebagai kelas eksperimen1 dan kelas V-B berjumlah 24 orang siswa sebagai kelas eksperimen2. Instrument penelitian menggunakan pre-test dan post-test yang telah melalui Uji Validitas, Uji Reliabilitasi, Uji Tingkat Kesukaran, dan Uji Daya Pembeda. Teknik analisis dilakukan melalui Uji Normalitas, Uji Homogenitas dan Uji Hipotesis. Hasil penelitian diperoleh bahwa hasil belajar siswa tanpa menggunakan model pembelajaran Make A Match sebesar 73,48. Hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran Make A Match sebesar 80,75. Analisis data pada uji Normalitas menyatakan data berdistribusi normal, data nilai pre-test di kelas eksperimen1 yaitu Sig. 0,156 > 0,05, sedangkan post-test yaitu Sig. 200 > 0,05. Uji Homogenitas dinyatakan homogen dengan nilai Sig. 0,955 > 0,05. Pada uji Hipotesis menggunakan hasil post-test dengan thitung > ttabel yaitu 2.361 > 1.302 dengan taraf signifikansi = 0,05 yang menyatakan bahwa Ha diterima dan Ho ditolak. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa “Terdapat Pengaruh Model Pembelajaran Make A Match Terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V UPT SDN 064976 Medan Tembung”.
Copyrights © 2025